
Logo Toyota yang tersemat di sebuah mobil
JawaPos.com – Popularitas layanan transportasi online terus meningkat di beberapa negara, tidak terkecuali Jepang. Untuk Indonesia sendiri ada tiga nama besar yang mendominasi layanan online tersebut, yakni Gojek, Grab, dan Uber.
Namun di Jepang, minggu ini menjadi minggu yang pilu bagi Uber. Sebab Jepang membuat layanan sejenis yang akan menjadi saingan ketat Uber di negeri Sakura itu. Tidak main-main, Toyota menjadi tamengnya.
Seperti JawaPos.com lansir dari laman TechCrunch, Sabtu (10/2), diberitakan bahwa Toyota yang tidak lain adalah salah satu produsen mobil terbesar di dunia memberikan kucuran dana yang fantastis untuk membuat pesaing Uber.
JapanTaxi namanya, aplikasi transportasi daring yang mendapat dukungan dana sebesar JPY 7,7 miliar atau setara dengan Rp 93,4 triliun. Jumlah yang terbilang fantastis untuk sebuah layanan angkutan umum online.
JapanTaxi tidak lain merupakan layanan serupa Uber yang dimiliki oleh Ichiro Kawanabe, yang mengelola operator taksi terbesar Jepang Nihon Kotsu dan mengepalai federasi taksi negara tersebut.
Kucuran dana baru itu disebut akan digunakan untuk mengembangkan layanan lebih lanjut. Sementara Toyota mengatakan bahwa pihaknya merencanakan kerja sama dan kolaborasi bisnis di area terminal taksi yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan big data yang canggih.
Sementara menurut BloomBerg, Toyota disebut pernah mengucurkan dananya untuk Uber yang sebelumnya didukung oleh JapanTaxi.
Tidak mesti menggunakan aplikasi yang terhubung dengan jaringan internet. JapanTaxi juga dapat digunakan secara konvensional ataupun offline. JapanTaxi menawarkan aplikasi kalkulator tarif jika pengguna menaiki taksi secara offline. Menariknya, ada juga layanan JapanTaxi yang memberikan layanan transportasi untuk anak-anak.
JapanTaxi mengklaim bahwa telah terdapat empat juta unduhan dan 60 ribu armada taksi, atau sekitar seperempat dari semua sopir taksi di Jepang yang berjalan di atas platform besutan Ichiro Kawanabe itu.
Industri taksi di negeri Sakura itu disebut menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Sebab nilai pendapatan pertahunnya diklaim mencapai USD 15 miliar atau setara dengan Rp 203,6 triliun. Jadi tidak mengherankan bila Toyota berani menginvestasikan dananya untuk sektor trasnportasi taksi di Jepang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
