Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Februari 2018 | 14.29 WIB

Jepang Bikin Saingan Uber, Toyota Jadi Tamengnya

Logo Toyota yang tersemat di sebuah mobil - Image

Logo Toyota yang tersemat di sebuah mobil

JawaPos.com – Popularitas layanan transportasi online terus meningkat di beberapa negara, tidak terkecuali Jepang. Untuk Indonesia sendiri ada tiga nama besar yang mendominasi layanan online tersebut, yakni Gojek, Grab, dan Uber.


Namun di Jepang, minggu ini menjadi minggu yang pilu bagi Uber. Sebab Jepang membuat layanan sejenis yang akan menjadi saingan ketat Uber di negeri Sakura itu. Tidak main-main, Toyota menjadi tamengnya.


Seperti JawaPos.com lansir dari laman TechCrunch, Sabtu (10/2), diberitakan bahwa Toyota yang tidak lain adalah salah satu produsen mobil terbesar di dunia memberikan kucuran dana yang fantastis untuk membuat pesaing Uber.


JapanTaxi namanya, aplikasi transportasi daring yang mendapat dukungan dana sebesar JPY 7,7 miliar atau setara dengan Rp 93,4 triliun. Jumlah yang terbilang fantastis untuk sebuah layanan angkutan umum online.


JapanTaxi tidak lain merupakan layanan serupa Uber yang dimiliki oleh Ichiro Kawanabe, yang mengelola operator taksi terbesar Jepang Nihon Kotsu dan mengepalai federasi taksi negara tersebut.


Kucuran dana baru itu disebut akan digunakan untuk mengembangkan layanan lebih lanjut. Sementara Toyota mengatakan bahwa pihaknya merencanakan kerja sama dan kolaborasi bisnis di area terminal taksi yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan big data yang canggih.


Sementara menurut BloomBerg, Toyota disebut pernah mengucurkan dananya untuk Uber yang sebelumnya didukung oleh JapanTaxi.


Tidak mesti menggunakan aplikasi yang terhubung dengan jaringan internet. JapanTaxi juga dapat digunakan secara konvensional ataupun offline. JapanTaxi menawarkan aplikasi kalkulator tarif jika pengguna menaiki taksi secara offline. Menariknya, ada juga layanan JapanTaxi yang memberikan layanan transportasi untuk anak-anak.


JapanTaxi mengklaim bahwa telah terdapat empat juta unduhan dan 60 ribu armada taksi, atau sekitar seperempat dari semua sopir taksi di Jepang yang berjalan di atas platform besutan Ichiro Kawanabe itu.


Industri taksi di negeri Sakura itu disebut menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Sebab nilai pendapatan pertahunnya diklaim mencapai USD 15 miliar atau setara dengan Rp 203,6 triliun. Jadi tidak mengherankan bila Toyota berani menginvestasikan dananya untuk sektor trasnportasi taksi di Jepang.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore