Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2018 | 05.17 WIB

Pernyataan Sekjen PDIP Sebut Banyak Anak PKI di FPI Ngawur

Ilustrasi: Anggota FPI - Image

Ilustrasi: Anggota FPI

JawaPos.com - Sekjen DPP FPI Slamet Maarif menegaskan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab tidak pernah menyatakan kalau anggota FPI banyak dari keturunan PKI. Hal ini ditegaskan untuk menyanggah ucapan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam persidangan terdakwa kasus pencemaran nama baik Alfian Tanjung, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/2).


"Habib Rizieq hanya menyatakan bahwa anak keturunan PKI yang tidak lagi mengusung ideologi PKI tidak boleh diganggu. Bahkan hak-hak sosial ekonomi pendidikan dan politiknya harus dipulihkan," kata Slamet dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Rabu (7/2).


Menurut Slamet, saat itu Rizieq mengutarakan anak keturunan PKI yang sudah lepas dari ideologi komunis berhak hidup membaur secara normal di tengah masyarakat, termasuk belajar agama di pesantren atau ikut berkecimpung dengan Ormas Islam.


"Mereka tidak boleh menanggung beban kesalahan orang tua mereka, sebagaimana mereka juga tidak boleh mengulangi kesalahan orang tua mereka," ucap Slamet menirukan perkataan Rizieq.


Dalam konteks ini, FPI selalu siap mendidik dan membina anak keturunan PKI agar menjadi muslim yang beriman dan bertaqwa. Seperti di Tasik dan Garut FPI juga mendidik dan membina ribuan warga Ahmadiyah, sehingga sadar dan taubat kembali kepada Islam.


Lain halnya jika anak keturunan PKI masih mengusung ideologi komunis, maka harus dibasmi dan dicabut hak-haknya.


"Jadi, FPI tidak pernah kompromi dengan PKI. FPI siap mendidik dan membina anak keturunan PKI, kapan saja dan dimana saja, dan itu bukan berarti anak keturunan PKI serta merta menjadi anggota FPI," papar Slamet.


Lebih jauh, Ketua Persaudaraan Alumni 212 ini menganggap, masih terdapat kader PDIP dari anak keturunan PKI yang masih mengusung ideologi komunis.


"Ribka Tjiptaning yang dengan angkuhnya mengarang dua buku membela PKI yaitu 'Aku Bangga Jadi Anak PKI' dan 'Anak PKI Masuk Parlemen'," pungkasnya.


Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore