
Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina.
JawaPos.com - Rencana impor Perguruan Tinggi Asing (PTA) ke Indonesia terus mendapat pro kontra di tengah publik. Namun menurut Anggota Komisi X DPR RI, Arzeti Bilbina rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang akan mengizinkan Perguruan Tinggi Asing (PT Asing) beroperasi atau mendirikan bangunan di Indonesia sebagai sesuatu hal yang positif.
Menurut dia, impor PTA tersebut masih sebatas wacana. "Sedang melakukan rapat kerja dengan beberapa profesor dan guru besar, memang ada di dalam agenda," ujarnya saat kunjungan kerja di Balai Kota Malang, Rabu (7/2). Dia menyampaikan, hal tersebut memang baru sekedar wacana, belum ada ketok palu ataupun kesiapan.
Menurutnya, ada sisi positif dari wacana tersebut. Yakni bisa melihat bahwa pendidikan di Indonesia dan luar negeri bisa sejajar. Selain itu, masyarakat yang ingin mengenyam pendidikan Internasional tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri.
"Masyarakat sendiri yang mengenyam pendidikan tingkat Internasional, tidak harus pergi ke negara lain. Bisa di negara kita sendiri," jelas politisi dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Saat disinggung terkait perincian wacana tersebut, Bilbina enggan berbicara lebih jauh. Terlebih masih sebatas dalam tataran wacana. "Karena belum sampai resmi ambil kebijakan," imbuh wanita yang kini berusia 43 tahun itu. Namun, menurut pandangan pribadinya, pendidikan di Indonesia ini sudah bagus. Hanya saja, ada beberapa masyarakat yang memutuskan untuk mengambil pendidikan di luar negeri.
"Perguruan tinggi di Indonesia bukan tidak bagus, tapi karena kepentingan (masyarakat secara pribadi) yang memang ingin mengenyam pendidikan di luar negeri," kata dia. Dirinya sendiri melihat wacana ini sebagai hal yang positif.
"Artinya melihat kesejajaran. Mungkin kita melihat untuk kesempatan yang ingin mengenyam pendidikan tinggi bertaraf Internasional di Indonesia, kenapa tidak," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
