
MH, siswa yang diduga pukul guru hingga tewas.
JawaPos.com - Kasus penganiayaan murid terhadap guru yang terjadi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim), saat ini ditangani polres setempat. Pelakunya sudah ditangkap dan sedang dimintai keterangan polisi.
Seperti diberitakan, penganiayaan itu dilakukan MH, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun Sampang terhadap gurunya Ahmad Budi Cahyanto saat pelajaran seni rupa, Kamis (1/2).
Gara-gara mengganggu teman-temannya, MH ditegur sang guru. Tak terima, MH kemudian memukul Budi. Selanjutnya, korban tak sadarkan diri sesampainya di rumah. Dia kemudian dibawa ke RSUD dr. Soetomo. Kamis malam, guru honorer tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menerangkan, berdasar keterangan yang didapat dari Kepala SMAN 1 Torjun Sampang, MH memang dikenal memiliki attitude yang buruk. Dia termasuk murid yang bandel dan kerap punya masalah dengan para guru di sekolah. "Bagian konseling banyak memberikan catatan merah untuk perilaku dia (MH) di sekolah," terang Barung kepada JawaPos.com, Jumat (2/2).
Setelah mendapat informasi tersebut, jajaran Polres Sampang langsung mendatangi rumah MH. Polisi kemudian menangkapnya. Saat ini, polisi masih memeriksa MH lebih lanjut.
Usia MH masih di bawah 17 tahun. Artinya, polisi akan menangani perkaranya sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. "Karena masih tergolong dibawah umur, perlu langkah dan penanganan secara khusus," tambah Barung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022