
Vino G Bastian (kanan) dan Tora Sudiro (kiri) saat promo film Hoax ke kantor JawaPos.com, Senin (29/1).
JawaPos.com – Pecinta film di tanah air kembali akan dimanjakan dengan film baru yang akan tayang dalam waktu dekat. Salah satunya adalah film Hoax besutan sutradara Ifa Isfansyah yang akan mulai tayang pada 1 Februari 2018, besok.
Film yang dibuat tahun 2012 ini awalnya diperuntukkan khusus mengikuti festival film di luar negeri dengan judul Rumah dan Musim Hujan. Namun, akhirnya bisa dinikmati dinikmati di bioskop tanah air setelah mengalami sedikit penyesuaian.
Namun, sebagai pemeran Ragil, aktor Vino G Bastian memastikan bahwa tidak ada yang berubah dari segi alur cerita. Meskipun, ada sedikit penyesuaian, seperti di-edit atau sedikit pemotongan agar lebih ringkas.
“Film ini bukan menjual hoax. Justru lewat film ini belajar jangan percaya sama hoax. Scene tambahan nggak cuma re-editing agar mungkin dibikin lebih simple. Tapi sepenuhnya produser yang punya hak. Cerita tetap sama,” ungkap Vino saat menyambangi kantor JawaPos.com, Senin (29/1).
Dia pun sedikit menceritakan benang merah dari film yang awalnya memiliki judul Rumah dan Musim Hujan berubah menjadi Hoax. Menurutnya, cerita tiga karakter dalam film, Ragil, Raga dan Adek mirip dengan hoax atau kebohongan. Sebab, ketiganya menyimpan rahasia dan kebohongan yang akhirnya mulai terungkap di akhir film.
“Dipilih Hoax itu mungkin, kan banyak orang sekarang yang banyak menebar kebohongan yang sebenernya kadang belum tahu kebenaran beritanya tapi udah disebarin lagi, disebarin lagi. Mungkin secara benang merahnya mau diambil ke situ,” jelasnya.
Menariknya, Vino mengungkapkan bahwa film ini multi genre. Sebab, Ifa menawarkan tiga genre sekaligus dalam Hoax, yakni drama, thriller, dan komedi. Jadi, penonton akan melihat perubahan alur atau tiga kejadian sekaligus dalam satu film.
“Multi genre. Ini baru sih. Bahkan setelah film ini rilis 5 tahun setelahnya, belum ada lagi film yang punya 3 genre seperti ini. Ada kayak omnibus, tapi omnibus itu kayak film pendek yang digabungin. Kalau ini nggak, punya plot masing-masing seperti omnibus tapi satu sama lain berkaitan,” ungkapnya.
Sedikit memberi bocoran, Vino mengungkapkan bahwa film ini akan mengisahkan tiga kejadian di tiga rumah berbeda tetapi dalam satu waktu, yaitu ketika hujan turun di malam hari. Hujan di malam itu, akan menguak rahasia dan konflik yang dimiliki tiga orang bersaudara yang diperankan oleh dirinya, Tora Sudiro dan Tara Basro.
“Pokoknya ceritanya tentang satu kejadian cuma satu malam di satu hari ketika hujan turun. Jadi kejadian ini di rumah saya, Tora, dan Tara itu dalam satu waktu,” katanya.
Penasaran seperti apa hasilnya tiga aktor dan aktris ternama tersebut adu akting dalam satu film dengan 3 genre berbeda? Jangan lewatkan film karya Ifa Isfansyah ini mulai 1 Februari besok.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
