Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2018 | 13.20 WIB

RAN dan Yura Yunita Galang Donasi Lewat Gerakan Melawan Dunia dan AFF

Penampilan Grup Band Music RAN dan Yura Yunita saat  Press Conference bertajuk Melawan Dunia di Jakarta, Rabu (17/01). - Image

Penampilan Grup Band Music RAN dan Yura Yunita saat Press Conference bertajuk Melawan Dunia di Jakarta, Rabu (17/01).

JawaPos.com - Masih lekat diingatan kisah Adam Fabumi, bayi penderita trysomi 13 yang berjuang melawan penyakitnya. Beberapa waktu telah berlalu sejak berpulangnya Adam, tetapi cerita tentang perjuangannya dan orang tuanya berhasil menarik perhatian banyak orang di media sosial.


Adam yang terlahir dengan kelainan kromosom yang disebut trisomy 13, sering menyapa warganet melalui Instagram yang dikelola oleh kedua orang tuanya, Ratih Megasari dan Kiagoos Herling Kamaludin. Setelah berjuang selama 7 bulan, Adam berpulang pada 22 November lalu. Namun perjuangan Adam menginspirasi banyak orang dan membuka mata publik tentang para NICU Rangers.


NICU (Neonatal Intensive Care Unit) Rangers adalah sebutan bagi para bayi yang mengalami kelainan sehingga pasca lahirnya harus dirawat di ICU.


"Banyak sekali bayi yang saat lahir mengalami kelainan, seperti di pernapasannya, jantung, yang lahir prematur maupun penderita trysomi yang akhirnya harus dirawat intensif. Dan biaya untuk itu sangat besar sekali, sehingga kami tergerak untuk membantu mereka melalui gerakan melawan dunia maupun Adam Fabumi Foundation (AFF)," papar Ratih, Ibu dari Almarhum Adam.


Hal tersebut juga yang menjadi inspirasi video klip dari single terbaru RAN bersama Yura Yunita berjudul Melawan Dunia beberapa waktu lalu. Kali ini, mereka akan menggalang dana untuk para NICU Rangers melalui laman kitabisa.com/melawandunia yang telah dibuka sejak Januari.


Dua musisi ini mengajak publik mengumpulkan donasi melalui laman tersebut yang nantinya akan dikelola oleh Adam Fabumi Foundation (AFF) dan disalurkan kepada yang membutuhkan.


Hingga saat ini, AFF telah membantu beberapa pejuang NICU, diantaranya adalah bayi Shawqi dan Saika. Kini Shawqi telah masuk dalam tahap penyembuhan, dan Saika masih berjuang di NICU untuk melawan penyakitnya.


Berdasarkan data di laman Kitabisa, donasi yang diprakarsai oleh AFF untuk bayi Shawqi yang mengalami infeksi paru-paru, kebocoran bilik jantung, dan penyempitan pembuluh aorta sudah mencapai Rp 15.099.544. Sedangkan, donasi untuk bayi Saika yang mengalami paru-paru tidak mengembang dan tiga titik kebocoran jantung sudah mencapai Rp 17.588.212.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore