
Juru bicara KPK Febri Diansyah
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta aparat penegak hukum menunda proses hukum terhadap calon kepala daerah yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kecuali yang bersangkutan terjerat operasi tangkap tangan (OTT).
Menanggapi hal itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa mereka akan tetap bekerja sesuai kewenangan. "KPK menjalankan tugas sesuai dengan aturan di KUHAP dan UU KPK saja. Tentu tetap dilakukan secara prudent," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Sabtu (6/1).
Dia menjelaskan, untuk dukungan terhadap Pilkada, KPK melaksanakan tugas pencegahan seperti membuka loket khusus laporan hasil kekayaan pejabat negara (LHKPN). "Kita menyediakan dua puluh loket khusus untuk calon kepala daerah. Silakan datang atau berkonsultasi," pungkas Febri.
Sekadar informasi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta jajarannya untuk tidak mengusut perkara yang berkaitan dengan pasangan calon tertentu yang ditetapkan oleh KPU nantinya. Hal itu mengacu pada Peraturan Kapolri yang diterbitkan Kapolri sebelumnya, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, yang menyatakan bahwa pengusutan kasus terhadap calon kepala daerah harus menunggu proses pilkada selesai.
Bahkan dia juga mengajak aparat penegak hukum lainnya seperti KPK dan Kejaksaan dengan koordinasi bersama Badan Pengawan Pemilu (Bawaslu) melakukan hak serupa.
Tito menilai, pemanggilan terhadap calon kepala daerah yang telah ditetapkan KPU bisa memengaruhi proses demokrasi dan memengaruhi opini publik.
Kendati demikian, ada pengecualian untuk operasi tangkap tangan jika ada pasangan calon yang merupakan penyelenggara negara melakukan atau menerima suap. Orang tersebut akan tetap diproses hukum. Namun, jika orang tersebut berkapasitas saksi untuk diperiksa dalam suatu perkara, maka Tito meminta agar proses dihentikan dulu.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
