Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Januari 2018 | 20.25 WIB

Tren K-Pop yang Harus Diakhiri di 2018

BIGBANG - Image

BIGBANG

JawaPos.com - Budaya K-Pop memiliki ritme yang berkembang pesat dan semarak, tren aneh dan hal-hal aneh pasti akan muncul dan berjalan melalui lingkaran industri ini. Di tahun-tahun sebelumnya, tren yang datang dan berlalu mencakup mode auto-tune, turn of the millennium, dan banyak lagi.


Meskipun 2017 telah menjadi puncaknya hal baik untuk K-Pop, inilah 10 tren yang mungkin harus ditinggalkan untuk tahun 2018.


1. Bowl Cuts


Potongan mangkuk tersebut sayangnya merupakan potongan rambut favorit di antara penata rambut K-Pop, banyak idola yang menggunakan gaya rambut ini. Bahkan, beberapa idola memang cocok dengan gaya ini. Tetapi lebih baik gaya rambut ini hanya untuk tahun 2017.


2. Melakukan Comeback kemudian Menghilang


Seperti halnya Blackpink, Oh! Bliss dan yang lainnya, grup idol memberikan comeback yang menarik, tapi entah dengan alasan apa pun mereka lenyap setelah promosi dilakukan. Pada tahun 2018, semoga musik lebih baik lagi dan tidak ada artis menghilang lagi.


3. Penampilan kebarat-baratan


Meskipun K-Pop memang harus mempertahankan penampilan yang menarik dengan menata idolanya dengan cara tertentu, 2017 telah menghasilkan banyak rambut yang bergaya barat, dan kontak lens warna biru.


4. Survival Show


Sejujurnya, tidak ada yang lebih menjengkelkan tentang pertunjukkan survival kecuali kenyataan bahwa mereka selalu, tanpa gagal, berhasil membuat duduk dan menonton di sofa selama berjam-jam! Dengan Show Me the Money, Unpretty Rapstar, Mix9, Unit, Stray Kids, dan lainnya.


5. Mullets


Sebuah tren yang diharapkan tidak pernah kembali dari tahun 80-an adalah mullet. Pada tahun 2017, beberapa idola yang sangat terkenal, G-Dragon dan Byun Baekhyun dengan bangga memamerkan rambutnya dengan model ini. Lucunya, Ketika G-Dragon pertama kali memulai debutnya dengan rambut ini, warganet khawatir bahwa dia akan memulai kebangkitan tren tersebut dan mendorong gaya rambut yang aneh kembali.


6. Demam YouTube


Viewers memang membuat pertunjukan musik menang. Tetapi penggemar sering membuat tumpukan drama di Twitter dan media sosial lainnya.


7. Membuat Idol Tertekan

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore