
Dedi Mulyadi (kiri berbaju putih)
JawaPos.com - Setelah nama Ridwan Kamil dicoret sebagai calon gubernur Jawa Barat, akhirnnya Partai Golkar memutuskan untuk mengusung kader sendiri yakni Dedi Mulyadi. Kepastian pengusungan Bupati Purwarkarta itu didapatkan setelah adanya keputusan rapat tim pilkada Partai Golkar kemarin (21/12).
Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid mengungkapkan, pencalonan Dedi sekaligus merupakan tindak lanjut atas pencabutan rekomendasi terhadap Ridwan Kamil. "Untuk Jawa Barat, kami sudah putuskan mendukung Dedi Mulyadi sebagai gubernur atau wakil gubernur," kata Nusron.
Menurut dia, komunikasi terkait dengan pencalonan Dedi juga langsung dilakukan. Partai Golkar memberikan tenggat hingga hari pertama pendaftaran calon atau 8 Januari 2018 agar Dedi menentukan koalisi. Termasuk akan maju sebagai calon gubernur atau wakil gubernur. "Pokoknya, tanggal 8 Januari pasti sudah ada hasilnya," ujarnya.
Pencarian koalisi Partai Golkar untuk Pilkada Jabar pun sudah mengerucut. PDIP menjadi partai yang sangat berpeluang bekerja sama dengan Golkar untuk mengusung pasangan calon. Peluang itu juga diakui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. "Ada semangat yang sama antara PDIP dan Golkar yang kini berada di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto," tuturnya.
Hasto menyatakan, komunikasi antara PDIP dan Golkar bukan hanya di pusat, tetapi juga di level provinsi dan kabupaten/kota. "Bahkan, saya bersama Pak Utut (Utut Adianto) ditugaskan bertemu dengan Pak Airlangga untuk membahasnya," ungkapnya di Hotel Acacia, Jakarta, kemarin.
Dia menyebut akan sangat positif jika sesama partai pendukung pemerintah bisa memperkuat kerja sama hingga tingkat daerah. "Bakal memperkuat dan memperbesar peluang untuk dapat memenangi pilkada di Jabar," jelasnya.
Terkait dengan PDIP yang mengusung cagub atau cawagub, Hasto menyerahkannya pada hasil komunikasi. Yang pasti, PDIP memiliki beberapa nama yang sedang digodok. Dari kalangan internal, ada nama TB Hasanuddin yang kini duduk di Komisi I DPR, Puti Guntur, dan Bupati Majalengka Sutrisno. Dari eksternal, ada nama mantan Kapolda Jabar yang kini menjabat Wakalemdiklat Polri Irjen Anton Charliyan.
"Keputusan bakal diambil pada awal Januari 2018. Jabar, Jateng, Lampung, Sumsel, dan Maluku Utara akan dilakukan bersama-sama," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
