Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Desember 2017 | 16.25 WIB

Tinggalkan Ridwan Kamil, Akhirnya Golkar Usung Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi (kiri berbaju putih) - Image

Dedi Mulyadi (kiri berbaju putih)

JawaPos.com - Setelah nama Ridwan Kamil dicoret sebagai calon gubernur Jawa Barat, akhirnnya Partai Golkar memutuskan untuk mengusung kader sendiri yakni Dedi Mulyadi. Kepastian pengusungan Bupati Purwarkarta itu didapatkan setelah adanya keputusan rapat tim pilkada Partai Golkar kemarin (21/12).


Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid mengungkapkan, pencalonan Dedi sekaligus merupakan tindak lanjut atas pencabutan rekomendasi terhadap Ridwan Kamil. "Untuk Jawa Barat, kami sudah putuskan mendukung Dedi Mulyadi sebagai gubernur atau wakil gubernur," kata Nusron.


Menurut dia, komunikasi terkait dengan pencalonan Dedi juga langsung dilakukan. Partai Golkar memberikan tenggat hingga hari pertama pendaftaran calon atau 8 Januari 2018 agar Dedi menentukan koalisi. Termasuk akan maju sebagai calon gubernur atau wakil gubernur. "Pokoknya, tanggal 8 Januari pasti sudah ada hasilnya," ujarnya.


Pencarian koalisi Partai Golkar untuk Pilkada Jabar pun sudah mengerucut. PDIP menjadi partai yang sangat berpeluang bekerja sama dengan Golkar untuk mengusung pasangan calon. Peluang itu juga diakui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. "Ada semangat yang sama antara PDIP dan Golkar yang kini berada di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto," tuturnya.


Hasto menyatakan, komunikasi antara PDIP dan Golkar bukan hanya di pusat, tetapi juga di level provinsi dan kabupaten/kota. "Bahkan, saya bersama Pak Utut (Utut Adianto) ditugaskan bertemu dengan Pak Airlangga untuk membahasnya," ungkapnya di Hotel Acacia, Jakarta, kemarin.


Dia menyebut akan sangat positif jika sesama partai pendukung pemerintah bisa memperkuat kerja sama hingga tingkat daerah. "Bakal memperkuat dan memperbesar peluang untuk dapat memenangi pilkada di Jabar," jelasnya.


Terkait dengan PDIP yang mengusung cagub atau cawagub, Hasto menyerahkannya pada hasil komunikasi. Yang pasti, PDIP memiliki beberapa nama yang sedang digodok. Dari kalangan internal, ada nama TB Hasanuddin yang kini duduk di Komisi I DPR, Puti Guntur, dan Bupati Majalengka Sutrisno. Dari eksternal, ada nama mantan Kapolda Jabar yang kini menjabat Wakalemdiklat Polri Irjen Anton Charliyan.


"Keputusan bakal diambil pada awal Januari 2018. Jabar, Jateng, Lampung, Sumsel, dan Maluku Utara akan dilakukan bersama-sama," tandasnya. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore