Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Desember 2017 | 09.30 WIB

Bos BEI Bantah Investor Asing Kabur Dari RI, Ini Buktinya

bursa efek indonesia - Image

bursa efek indonesia

JawaPos.com - Berdasarkan data statistik Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan, Sabtu (15/12), investor asing mencatatkan jual bersih senilai Rp 40,3 triliun sepanjang tahun ini. Namun, angka tersebut dinilai operator pasar modal Indonesia sebagai upaya untuk mewujudkan keuntungan semata, karena nilai portofolio kepemilikan investor asing dalam efek bersifat ekuitas di bursa justru tumbuh 18 persen.


Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio menyampaikan, bahwa secara statistik investor asing memang mencatatkan jual bersih senilai Rp 40,3 triliun, tapi pada saat yang sama nilai kepemilikan investor asing naik dari Rp 1.691 triliun pada akhir 2016 menjadi Rp 1.878 triliun di 2017.


"Artinya ada kenaikan nilai sebesar Rp 187 triliun atau naik 18 persen market kapitalisasi pasar milik investor asing. Jadi tidak benar investor asing cabut dari Indonesia," kata Tito di Bali, Sabtu (16/12).


Jika melihat data tersebut, lanjutnya, maka tidak dapat dikatakan investor asing keluar dari sistem bursa. Hanya saja melakukan aksi ambil untung dari investasi di bursa.


"Jadi hanya keuntungannya saja yang keluar," katanya.


Sementara untuk investor lokal, Tito belum memiliki data yang dapat memberi gambaran serupa. Hanya saja dia menyatakan nilai kepemilikan investor domestik meningkat 15,4 persen sepanjang tahun ini.


"Untuk lokal saya belum ada lengkapnya, tapi saat ini mereka belum merealisasikan keuntungan investasinya," jelas Tito.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore