
Petugas BPBD tengah meninjau kerusakan akibat gempa bumi tektonik 6,9 SR di wilayah Pulau Jawa bagian selatan Jumat (16/12).
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, sampai pada siang ini, Sabtu (16/12), tercatat sudah 12 kali gempa susulan yang terjadi di sekitar Tasikmalaya, Jawa Barat. Walaupun, pada pukul 07.25 WIB diketahui ada deteksi gempa baru di Garut.
"Jadi sejauh ini tidak ada yang mengkhawatirkan. Kalau ditanya jumlah gempa susulan sampai siang ini termonitor oleh BMKG sekitar 12 gempa susulan di sekitar Tasikmalaya. masyarakat tidak perlu khawatir," terang Kepala Bagian Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko pada JawaPos.com, Sabtu (16/12).
Hary menjelaskan, tidak semua gempa yang datang setelah gempa utama merupakan gempa susulan. Seperti yang terjadi di Garut pagi ini pukul 07.25 WIB, dengan kekuatan 5,7 SR kedalaman 10 km. Menurut Harry, gempa yang terjadi di Garut tadi pagi, adalah gempa baru.
"Gempa Garut yang kekuatannya 5,7 SR kedalamannya 10 km lokasinya berbeda dengan lokasi yang tadi malam. Jadi itu konteksnya bukan gempa susulan, itu merupakan gempa baru yang muncul agak selatan karena jaraknya jauh dari pinggir pantai," jelasnya.
BMKG menginformasikan bahwa daerah rawan gempa masih di bagian Selatan Jawa Barat. Jadi, jika gempanya dekat dengan Jawa Barat, maka tingkat kerusakan yang lebih banyak ada pada wilayah Jawa Barat, terutama bagian Selatan. Untuk wilayah Jawa Tengah juga memungkinkan kerusakan, tetapi hanya pada wilayah Jawa Tengah bagian Selatan.
Terkait banyaknya gempa susulan, Hary mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari BNPB, BPBD atau instansi yang berwenang dalam menangani kebencanaan.
Dalam menerima informasi, masyarakat harap untuk tidak terpancing dengan isu yang rentan hoaks mengenai info gempa bumi dan tsunami.
"Masyarakat diharapkan agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi yang pada umumnya (gempa susulannya) kekuatannya semakin kecil. Kalau nanti ada gempa yang lebih besar atau kecil yang mendekati angka tadi pagi. Dilihat lokasinya atau posisinya dulu, kalau beda lokasi itu bukan gempa susulan tetapi gempa baru."pungkasnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
