
DEKAT: Civitas akademika Universitas Al-Azhar bersama Rektor, Prof. Dr. Muhammad Mahrashawy dan Indra Gunawan.
JawaPos.com - Tidak hanya mendapatkan gelar cumlaude. Dalam sidang gelar magister Indra Gunawan dalam sejarah Islam yang berjudul Asālību al-Maghūl fi Bilādi al-Muslimīn 651-658 H/1254-1260 M atau Strategi Beperang Bangsa Mongol di Negeri Muslim 651-658 H/1254-1260 M, jajaran civitas akademika Universitas Al-Azhar ikut mengapresiasi.
’’Saya bersyukur bisa lulus, dan semua berjalan lancar,’’ ujarnya mengenai sidang yang berlangsung di auditorium Syekh Ibrahim Hamrusyi, Fakultas Bahasa Arab Putra, Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Sabtu (09/12)
Bahkan Rektor Prof. Dr. Muhammad Mahrashawy turut hadir mengapresisai sidang magister sejarah Islam putra bangsa Indonesia ini.
Selama masa studinya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Indra Gunawan tergolong mahasiswa yang produktif dalam dunia karya tulis ilmiah. Selain buku fiksi, dia juga banyak menulis buku nonfiksi yang sudah dicetak.
Di antara karya tulis fiksinya dia menulis, Kumcer Kidung Doa di Taman Kurma, Kumcer Epik Kado Untuk Mujahid, Kumcer Apa Kabarmu di Alam Sana, Novel Takdir Cinta, Sejarah Runtuhnya Baghdad 1258, Novel The Downfall of The Dynasty: Khianat di Tanah Baghdad, dan banyak lainnya.
Ujian magister Indra Gunawan ini melibatkan majelis sidang yang terdiri atas Prof. Dr. Abdul Maqshud Abdul Hamid Basya (Pembimbing Utama), Guru Besar Sejarah & Kebudayaan Universitas Al-Azhar Kairo, Prof. Dr. Fathi As-Sayyid Eid Arafat (Pembimbing Pendamping), Guru Besar Sejarah & Kebudayaan Universitas Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Mahmud As-Sayyid Mahmud As-Syirbini (Penguji Dalam), Guru Besar Sejarah & Kebudayaan Universitas Al-Azhar Kairo; Prof. Dr. Samiyah Ali Muslihi (Penguji Luar), Guru Besar Sejarah & Kebudayaan, Fakultas Study Humaniora Putri Universitas Al-Azhar Kairo. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
