
Ilustrasi
JawaPos.com - Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah menangkap Hanif, terduga teroris bom panci Bandung di Malaysia. Saat ini, pelaku sudah dibawa ke Mako Brimob Depok.
"Sudah, hanya satu orang (Hanif) yang dibawa ke Mako Brimob," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (15/12).
Hanif ditangkap oleh polisi Malaysia, sepekan lalu. Penangkapan Hanif serempak dengan penangkapan teroris lainnya di Tanah Air.
Sementara itu, kata Setyo, untuk 19 orang terduga teroris yang ditangkap di tiga provinsi yakni Jawa Timur, Pekanbaru, dan Sumatera Selatan telah dibawa sebagian ke Mako Brimob Depok.
"Sebagian sudah dibawa ke Mako Brimob, sebagian belum," jelas Setyo.
Mantan Wakil Badan Intelijen dan Keamanan Polri ini menyatakan, penangkapan teroris dilakukan secara serempak untuk mengantisipasi terjadinya aksi teror pada peryaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
