Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2017 | 20.42 WIB

Soft Launching OK OTrip, Anies-Sandi Naik Angkot Kekinian

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menaiki mikrolet saat soft launching OK OTrip. - Image

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menaiki mikrolet saat soft launching OK OTrip.

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar soft launching program one karcis one trip (OK OTrip) yang menerapkan sistem angkutan jalan terintegrasi, mulai dari integrasi rute dan layanan, manajemen, hingga pembayaran.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membuka tahap pertama peluncuran OK OTrip dengan simulasi pembayaran. Sementara nantinya, layanan dapat dinikmati dalam uji coba yang akan dimulai pada Jumat (22/12) mendatang.


Pantauan JawaPos.com, Anies bersama Sandi menjajal masuk ke mikrolet berwarna biru muda. Keduanya melakukan tap in pada mesin electronic data capture (EDC) di pintu masuk mikrolet yang memotong saldo kartu masing-masing sebesar Rp 3.500.


Setelah itu, mereka tap out untuk melanjutkan simulasi terhadap moda bus sedang Transjakarta. Anies kembali tap in, namun saldo tidak berkurang alias Rp 0.


"Kami uji coba kan tiga bulan dan mengapa program ini terjadi karena kami ingin melayani warga dengan lebih murah, mudah, dan terintegrasi," ujar Anies dalam sambutannya di Balai Kota, Kamis (14/12).


Namun, OK OTrip hanya dapat melayani penumpang dengan durasi selama tiga jam. "Sejak tap in sampai tap in terakhir, bukan sampai turun. Berangkat jam 06.00, maka kamu kalau tap in sebelum jam 09.00, tap in terakhir, enggak usah bayar, walaupun turunnya jam 10.00," jelas Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono.


Sebagai informasi, uji coba OK OTrip selama tiga bulan mulai 15 Januari 2018 hingga 15 April 2018. Sebanyak 69 angkutan bus kecil di empat trayek, yakni Jelambar (Jakarta Barat), Warakas (Jakarta Utara), Duren Sawit (Jakarta Timur), dan Lebak Bulus (Jakarta Selatan).


Pada pelaksanaannya nanti pelanggan cukup membayar maksimal Rp 5.000 untuk satu tujuan perjalanan, sekalipun bergonta-ganti moda dari angkutan kota, kopaja, dan Transjakarta.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore