
Komisioner KPAI Jasa Putra
JawaPos.com - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang berlangsung 12 Desember 2017 kemarin dinodai dengan penjualan alat bantu seks (sex toys) di situs jual beli online. Diduga, situs belanja Shopee dan Lazada menjual sex toys tersebut dengan memberikan potongan harga atau diskon kepada pembeli.
Hal itu lantas menjadi perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra pun menyayangkan penjualan sex toys di Harbolnas dengan begitu mudah.
Menurut Jasra, hal itu juga bisa berbahaya bagi anak-anak karena aplikasi belanja online dapat dengan mudah diakses melalui kecanggihan teknologi.
"Aplikasi belanja online yang marak belakangan ini diharapkan bisa memberikan keamanan bagi anak Indonesia. Terutama memastikan mekanisme pencegahan agar anak-anak tidak mudah berbelanja produk tertentu seperti sex toys atau produk yang membahayakan bagi anak," kata Jasra kepada JawaPos.com, Rabu (12/12).
Karena itu, kata Jasra, KPAI meminta pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dibantu dengan aparat penegak hukum memantau aplikasi transaksi pembelian barang di situs belanja online. Apalagi, transaksi pembelian barang online yang tidak mendukung kepentingan tumbuh kembang anak.
"Termasuk meminta perusahaan aplikasi belanja online juga memiliki mekanisme pencegahan terhadap barang yang membahayakan anak," papar Jasra.
Sebelumnya, penelusuran JawaPos.com, pada Harbolnas 12.12 kemarin, bila menuliskan kata kunci sex toys dalam kolom pencarian Shopee maupun Lazada, maka akan muncul beberapa barang alat bantu seks. Harganya pun didiskon. Dari Rp 450 ribu menjadi Rp 315 ribu. Ada pula sex toys berbentuk kapsul yang dijual dari Rp 190 ribu menjadi Rp 133 ribu.
Dalam laman situs itu, penjualan sex toys hanya berlangsung beberapa detik. Setelah, itu akan muncul alat make-up wanita. Jadi, hanya sebentar saja bisa mencari alat bantu seks tersebut. Selain memasang penjualan alat bantu seks, ada pula konten bermuatan pornografi lainnya dalam kedua situs itu.
Mendapat informasi itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya akan melakukan tindakan terhadap situs online tersebut.
Simak juga berita mengenai meriahnya Harbolnas 2017 di:

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
