Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2017 | 22.47 WIB

Heboh Pengakuan Netizen Soal Pelecehan Seksual, Pengguna KRL Ketakutan

Para penumpang KRL sedang menunggu kereta di Stasiun Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/12). - Image

Para penumpang KRL sedang menunggu kereta di Stasiun Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/12).

JawaPos.com - Kasus pelecahan seksual terhadap perempuan masih sering terjadi di dalam gerbong kerata api, padahal pihak PT Kereta Api Indonesia sudah menyiapkan gerbong khusus wanita. Baru-baru ini masyrakat dihebohkan dengan curhatan seorang nitizen yang menjadi saksi mata terjadinya pelecehan seksual di KRL pada Kamis, (7/12) minggu lalu.


Nitizen tersebut diketahui bernama Virginia Rapp. Dia mengisahkan pengalamannya di media sosial Instagram saat melihat tindak pelecehan seksual kepada salah satu penumpang KRL oleh sosok pria tak dikenal. Sontak, curhatan Virginia tersebut menjadi viral di media sosial.


Saat ditemui JawaPos.com di Stasiun Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/12), salah satu penumpang KRL bernama Ernawati, mengaku cemas setelah insiden yang ramai diperbincangkan netizen itu. Dia pun menyarankan para pengguna KRL perempuan untuk memasuki gerbong khusus wanita.


"Tapi kalau kaya gitu saya jadi takut juga sih, jadi alangkah baiknya kita perempuan jangan masuk gerbong yang campur," kata wanita berusia 32 tahun itu.


Ketakutan para wanita saat menaiki KRL, kata dia, harus segera ditindaklanjuti oleh PT Kereta Api Commuter Indonesia. Dia pun mengaku peristiwa yang menghebohkan jagat dunia maya itu."Jangan masuk gerbong yang campur kaya gitu lagi deh, apa lagi yang masih muda," ucap Ernawati.


Mengetahui hal itu, Corporate Communication Manager PT KCI, Aldi Hakim Nasution, turut merasa prihatin dan meminta maaf kepada seluruh pengguna PT KCI atas kejadian tak mengenakkan seperti ini. Dia mengatakan, hal seperti ini sudah jarang terjadi, namun pihaknya menyesalkan masih adanya kasus pelecehan seksual ini.


"Beberapa kali sudah tertangkap pelakunya, baik di dalam kereta, toilet, stasiun, ada juga kejadian seperti itu dan beberapa sudah diserahkan pada proses hukum. Namun memang beberapa ada juga yang sulit untuk diidentifikasi pelakunya. Kami sekali lagi minta maaf," kata Aldi.




Baca juga cerita tentang Pelecehan Seksual di KRL di:

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore