
Aktivitas PT Freeport Indonesia di tambang Grasberg, Timika, Papua Barat.
JawaPos.com – Pemerintah terus berupaya agar divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak memakan waktu yang terlalu lama dan bisa segera direalisasikan. Proses akuisisi sejauh ini sudah berjalan secara bertahap sesuai dengan kesepakatan antara pemerintah dan PTFI.
Pengamat Energi dan Migas UGM, Fahmy Radhi menilai, tahapan divestasi saham PTFI oleh holding BUMN Industri Pertambangan tersebut seharusnya bisa dirampungkan paling lambat akhir 2017. Dengan begitu, awal 2018 proses divestasi 51 persen saham tersebut sudah selesai.
“Kalau Freeport belum juga menyetujuinya, sebaiknya pemerintah jangan memperpanjang izin ekspor konsentrat,” tegas Fahmy saat dihubungi, Sabtu (9/12).
Sejauh ini, lanjut Fahmy, PTFI sudah menyetujui kesepatan dasar untuk mengubah Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan tiga persyaratan, yakni smelterisasi, divestasi 51 persen saham, dan tax rezim. Akan tetapi, PTFI belum menyetujui mekanisme dan perhitungan harga sahamnya.
“Ini yang harus segera diselesaikan pemerintah agar semuanya berjalan cepat sesuai rencana,” tuturnya.
Sementara itu, kata Fahmy, jumlah dana yang dibutuhkan oleh BUMN tambang tidak bisa langsung ditentukan. Pasalnya, saat ini harga saham Freeport masih dalam penghitungan harga.
“Kalau penetapan saham dengan memasukkan aset dan cadangan hingga 2021, diperkirakan dibutuhkan investasi sekitar Rp 70 triliun. Tapi jika memasukkan aset dan cadangan hingga 2041, investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 138 triliun,” kata Fahmy.
Sementara itu, Direktur Utama PT Antam Tbk Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, akuisisi 51 persen saham Freeport adalah PR besar bagi holding BUMN Industri Pertambangan.
“Dengan mengakuisisi Freeport, kita (negara) bisa menguasai coper dan emas. Melalui holdingisasi, kami akan semakin kuat dan bisa melakukan akuisisi untuk proyek-proyek skala besar karena skala bisnis bisa dileverage, dimultiply,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022