Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2017 | 02.00 WIB

Khitan Persempit Risiko Penularan HIV AIDS, Ini Penjelasannya

DUKUNG: Perayaan Hari AIDS diperingati setiap tanggal 1 Desember. - Image

DUKUNG: Perayaan Hari AIDS diperingati setiap tanggal 1 Desember.

JawaPos.com - Tren khitan atau sunat atau sirkumsisi saat ini makin populer di luar negeri. Tak hanya untuk alasan keagamaan atau budaya, tetapi khitan baik untuk alasan kesehatan. Beberapa tahun terakhir penelitian menyebutkan khitan bisa mempersempit atau mengurangi risiko HIV AIDS.


Dalam momentum Hari AIDS Sedunia 1 Desember, para pria yang belum dikhitan bisa mempertimbangkan untuk melakukan khitan. Sirkumsisi beberapa tahun terakhir menarik perhatian luar biasa di dunia Barat. Bukti-bukti ilmiah dari manfaat sirkumsisi dapat bermanfaat bagi kesehatan.


Di antaranya, mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih, mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual terutama pada laki-laki, mencegah terjadinya kanker penis, dan mengurangi risiko kanker serviks pada perempuan (partner seksual), serta mencegah penularan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Human Papilloma Virus (HPV).


Meski memiliki manfaat yang luar biasa, isu nyeri masih dijadikan momok menakutkan sekaligus penghalang dilakukannya sirkumsisi pada pria. "Banyak sekali tulisan riset membuktikan bahwa sunat itu bermanfaat mengurangi risiko terjadinya infeksi silang. Salah satunya infeksi HIV," kata Pendiri Rumah Sunatan, Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, Jumat (1/12).


Sebagai contoh, kata Mahdian, ada salah satu jurnal menyebutkan laki-laki yang tak disunat di Afrika berisiko 4x lipat lebih besar dari laki-laki yang sudah dikhitan. Mahdian menjelaskan HIV/AIDS menular akibat adanya darah atau plasma yang menularkan dari satu ke yang lain.


"Jadi ketika terjadi cedera saat hubungan, itu kan ada gesekan. Saat terjadi iritasi di Miss V akan mengakibatkan cairan HIV pada sperma, masuk ke pasangannya. Jadi infeksi," paparnya.


Jika pria sudah dikhitan, maka risiko gesekan akan lebih sedikit, lipatan akan lebih kecil. Otomatis risiko penularan menjadi lebih kecil. (*)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore