
DUKUNG: Rektor UI Prof.Muhammad Anis (tengah batik coklat) - Wakil Rektor UI Dr.Hamid Chalid (tengah batik biru) bersama dengan perwakilan pimpinan Pemerintah Daerah usai penandatanganan MoU tadi di Jakarta.
JawaPos.com - Riset atau penelitian yang dilakukan akademisi tentu akan banyak manfaatnya untuk pengabdian masyarakat. Dunia akademisi juga memiliki peran dalam pengembangan dan mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, Universitas Indonesia (UI) menggagas sebuah pertemuan ilmiah dengan para perwakilan dari Pemerintah Daerah se-Indonesia dalam sebuah forum bertajuk Workshop Implementasi Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Dalam Negeri.
Pertemuan dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Safrial, Bupati Wakatobi Arhawi, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Wakil Walikota Kupang Hermanus Man, dan Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti. Dilakukan pula Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Rektor UI dengan Pemerintah Daerah yang hadir.
"Kegiatan ini merupakan inisiasi UI di dalam menjajaki potensi kerjasama yang dapat terjalin dengan Pemerintah Daerah dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat agar UI dapat turut mengambil peran di dalam mendukung pembangunan daerah," kata Rektor UI Muhammad Anis, Kamis (30/11).
Selain itu, dengan adanya workshop ini diharapkan dapat terbuka peluang kolaborasi dan kemitraan dalam pendidikan. Selain itu riset dalam iklim akademik yang dinamis dapat tercipta tanpa batas dengan para perwakilan pimpinan daerah se-Indonesia.
"Kegiatan ini dilaksanakan guna bersinergi dengan pemerintah daerah. Sebagai bentuk komitmen bahwa universitas terbuka untuk menjalin kebersamaan dalam menyelesaikan masalah-masalah nasional," jelas Anis.
Anis menambahkan UI yang berbasis akademisi berperan dalam mendesain program sesuai permasalahan yang ada di masyarakat berdasarkan kajian multidisplin ilmu. Kampus juga berperan melakukan transfer pengetahuan atau teknologi sesuai kebutuhan masyarakat yang aplikatif atau tepat guna.
"Sehingga dapat mengakselerasi pencapaian kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia," tuturnya. (*)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
