
Dewi Persik
JawaPos.com - Penyanyi dangdut Dewi Persik kukuh mengatakan, berani masuk jalur TransJakarta di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada Jumat (24/11), lalu lantaran dalam pengawalan polisi. Dia bahkan siap menyampaikan nama petugas yang saat itu mengawal dan menyarankannya masuk jalur TransJakarta.
Menanggapi itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, menunggu kedatangan Dewi Persik. "Boleh, saya terima. Saya akan tunggu kedatangannya di kantor. Dia (Dewi Persik) menghubugi saya, di mana ingin bertemu, kira-kira apa yang ingin dia komplain terhadap ditlantas," kata Halim, Jakarta, Selasa (28/11).
Halim membantah ada anggotanya yang mengawal Dewi Persik. "Saya tanya ke anggota, dan tidak ada yang melakukan pengawalan," kata Halim. "Tidak ada. Kalau ada (pengawalan) ya dari pihak Transjakarta mobil patroli Trans," tambah Halim.
Halim memastikan, bakal menegur anggotanya jika terbukti tidak penuh dalam melakukan pengawalan. Sebab, dari pengakuan Dewi Persik pengawal tidak ikut masuk jalur busway. Di tambah lagi, disebut-sebut ada orang sakit di dalam mobil itu.
Selain itu Halim juga menuturkan jika mobil yang ditumpangi Dewi Persik hanya berisikan dua orang bukan tiga. "Kalau saya, dapat informasi cuma berdua," tutup Halim.
Sebelumnya, Dewi Persik kembali memastikan bahwa dirinya saat malam kejadian berada dalam pengawalan. Menurutnya saat itu dia menggunakan jalur busway sebagai jalur evakuasi untuk membawa asistennya yang sesak nafas ke rumah sakit.
"Mereka bicara silahkan... anak buahnya ngga ngaku gapapa, nama petugas patwal itu akan kami sampaikan kepada dirlantas secara langsung karena petugas polisi sudah melakukan tindakan yang benar dan sesuai hukum dengan menggunakan hak DISKRESInya demi kemanusiaan memerintahkan kami untuk menggunakan jalur busway sebagai jalur evakuasi supaya asisten saya yang sesak nafas mendapat pertolongan lebih cepat di rumah sakit," tulis Dewi Persik lewat akun media sosial Instagram miliknya, Selasa (28/11).
Dalam update yang sama, janda Saipul Jamil ini juga meluruskan sejumlah kabar yang beredar. Di beberapa ada yang menyebut dirinya lah yang saat kejadian tengah sakit. Namun Dewi Persik menyebut bahwa asistennya lah yang sesak nafas.
"Koreksi yang sakit bukan Dewi Persik tapi asistennya, dan kronologisnya sudah saya ceritakan sebelumnya," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
