
Pilkada serentak 2018
JawaPos.com - Berita bohong (hoax) diperkirakan masih berpotensi menyebar di dunia maya, terutama media sosial (medsos) selama Pilkada serentak 2018. Agar berita tersebut tidak menyesatkan masyarakat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Langkah tersebut dengan meningkatkan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Nantinya setiap partai politik (parpol) maupun kandidat diminta untuk lebih tertib administrasi dalam mendaftarkan akun medsos selama masa kampanye.
Menkominfo Rudiantara menyebut, kendati walaupun penyebaran hoax cenderung menurun Pilkada 2017, akan tetapi tidak ada jaminan terus menurun di Pilkada 2018. Sebab jumlah daerah yang menggelar Pilkada mencapai 171 daerah. Semua itu terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.
Dia meminta persoalan hoax jangan dipandang sebelah mata. Untuk itu perlu dilakukan sejumlah antisipasi yakni dengan memperketat aturan sistem administrasi. "Contoh, minimal berapa akun yang harus didaftarkan. Biar yang tidak terkontrol dapat dimitigasi," jelasnya.
Kendati telah menyiapkan antisipasi dia tidak bisa menyebutkan seperti apa sanksinya. Sebab itu merupakan ranah dari penyelenggara Pilkada.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
