
ILUSTRASI: Penanganan bencana oleh petugas dari Kantor Basarnas Yogyakarta beberapa waktu lalu di titik longsor yang ada di Kabupaten Kulonprogo.
JawaPos.com - Kecepatan angin di atas 50 km/jam tercatat merata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penyebabnya karena ada fenomena alam berupa tekanan rendah atau bibit siklon di laut selatan.
''Bibit siklon ini sampai sekarang belum diketahui dengan pasti penyebabnya dan kejadiannya pun berpindah-pindah. Kecepatan angin relatif tinggi,'' kata Agus Suryanto, Kepala Stasiun Klimatologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta kepada JawaPos.com, Senin (27/11).
Kondisi cuaca itu akan dialami selama beberapa hari ke depannya. BMKG Yogyakarta juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Selama itu pula potensi terjadi petir saat hujan lebat. Selain itu, nelayan harus berhati-hati terhadap tinggi gelombang mencapai 1,5-2,5 meter. Di Samudera Hindia bisa setinggi 2-4 meter.
Data dari Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY terhitung dari 1-26 November 2017 sebanyak puluhan titik kejadian. Antara lain, 26 titik longsor, 9 angin kencang, 13 pohon tumbang, 1 rumah roboh, dan 1 kejadian banjir.
Terpisah, Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Kabupaten Sleman Heru Saptono mengatakan, pada Senin (27/11) setidaknya ada dua kejadian di wilayahnya. Berupa pohon berdiameter 20 centimeter roboh menimpa rumah milik Sokiyem, 55, warga Pangkrejo, Rt 3 Rw 3, Umbulharjo, Cangkringan. Akibatnya merusak teras rumahnya.
Kemudian di Jalan Piyungan-Prambanan km 3, di Dusun Gumuk, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan. Pohon berdiameter 45 centimeter tumbang menimpa jaringan listrik. ''Sudah terkondisikan oleh petugas dan relawan,'' tutur Heru Saptono.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
