
Dedi Mulyadi
JawaPos.com - Sejumlah kader menginginkan pergantian pemimpin setelah Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditahan KPK karena menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. Pergantian kepemimpinan tersebut agar citra Partai Golkar tak semakin jatuh menjelang Pemilu 2019.
Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, nama Koordinator Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto masuk sebagai calon pengganti Novanto. Bahkan, Airlangga disebut telah mengantongi restu Persiden Joko Widodo terkait pencalonannya sebagai ketua golkar di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
"Airlangga Hartarto kemarin sudah bertemu presiden berdasarkan pembicaraan saya melalui telepon dengan Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara) menyatakan bahwa presiden mendukung penuh Pak Airlangga untuk maju di munaslub," kata Dedi kepada wartawan seperti dilansir RMOL (Jawa Pos Group).
Bagi Dedi, usulan Munaslub tersebut merupakan respons atas pendapat rakyat yang menginginkan adanya pembenahan pada partai beringin. "Kita ini menangkap aspirasi yang tumbuh di masyarakat untuk melakukan perubahan dari sisi koridor organisasi," ucap Dedi.
Sementara itu, Dewan Penasihat MKGR Kosgoro Gandung Pardiman menyatakan bahwa kader daerah terus berupaya mendorong partai untuk sesegera mungkin melakukan Munaslub. Sebab ia berharap melalui munaslub keadaan golkar dapat menjadi lebih baik.
"Kami dari kader daerah, berusaha mendorong bagaimana Golkar lebih baik. Maka munaslub itu tidak bisa ditawar-tawar lagi," kata Pardiman di acara yang sama diskusi panel Kosgoro memperkokoh soliditas untuk mencari solusi terbaik guna penyelamatan Partai Golkar di Sleman, Yogyakarta, Minggu (26/11).
Sebelumnya, Peneliti senior CSIS J Kristiadi menilai Setya Novanto seharusnya memikirkan nasib Partai Ggolkar. Sebab melihat surat yang dikirimkan Novanto kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hanya mementingkan dirinya sendiri.
"Novanto harus mundur kalau dia mau Golkar di masa akan datang lebih baik, dan saya kira bisa menjadi pupuk yang akan menyuburkan Golkar sebagai partai besar, kalau dia bertahan berarti dia menggali kubur untuk menguburkan Golkar sendiri," kata Kristiadi, di kantor PARA Syndicate, Jalan Wijaya Timur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/11).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
