
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy
JawaPos.com - Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy mengenang konflik internal partainya yang berlarut cukup lama. Bisa dikatakan masuk dalam tiga dimensi.
Pertama, dimensi waktu. Hampir tiga tahun konflik itu terjadi. "Pertama dimensi waktu, karena PPP tidak pernah mengalami konflik sepanjang 33 bulan," ujar pria yang akrab disapa Romi itu di saat melakukan kunjungan ke Lombok, Kamis (23/11).
Perbedaan dan konflik internal di setiap partai, menurutnya, wajar terjadi. Penyelesaiannya bisa melalui forum tertinggi. Tapi hal tersebut rupanya tidak berlaku bagi PPP.
"Masalahnya di PPP kemarin justru forum tertinggi itu tempat konflik itu muncul, sehingga begitu panjang karena kita mengalami konflik yang caranya berbeda dengan konflik sebelumnya," ucap dia.
Kedua, lanjut Romi, dimensi struktur. Sebab, tidak pernah konflik PPP melibatkan wilayah dan cabang. Sejatinya, konflik wilayah muncul ketika menuju muktamar karena perbedaan pandangan dan pilihan. "Tapi kalau sampai cabang baru kali ini terjadi," katanya.
Adapun yang ketiga yakni dimensi liputan media massa. Sepanjang 2014-2015 serta 2016 tidak ada partai yang sering diberitakan kecuali PPP. "Kalau partai lain selesai pemilu langsung hilang dari arena dan radar pemberitaan, PPP setelah pemilu muncul terus dalam pemberitaan sehingga suatu hal yang kita tidak pernah alami," sebut Romi.
Kendati dirundung konflik berkepanjangan, dia cukup bangga karena di usia yang menginjak 44 tahun, PPP dapat melewati masa-masa sulit selama konflik tersebut terjadi.
Sebagaimana diketahui, konflik yang dimulai Oktober 2014 hingga pada Juni 2017 keluarnya putusan MA ditingkat peninjauan kembali. Dengan putusan tersebut, secara yuridis, menurutnya, konflik telah selesai dan patut disyukuri.
"Kita syukuri dengan rasa syukur setinggi-tingginya karena kita berhasil melewati cobaan, entah kepada partai lain yang akan berakhir sama bisa melewati atau bisa hancur berkeping-keping," pungkas Romi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
