Sabtu, 16 Dec 2017
Logo JawaPos.com
Hukum & Kriminal

Datang Berkursi Roda, Giliran Pergi Novanto Bisa Jalan Kaki

| editor : 

Novanto ditahan

Setya Novanto saat datang ke KPK dan mengenakan kursi roda. (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ada yang berbeda dari kondisi Setya Novanto ketika akan menjalani penahanan perdanannya di gedung KPK Senin (20/11). Sebelumnya, Setya Novanto harus menjalani perawatan di RSCM karena mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, saat tiba di kantor KPK Minggu (19/11) sekitar pukul 23.38 WIB, Setya Novanto tampak keluar dari mobil dengan mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye. 

Awalnya ia sempat berdiri sebentar, namun karena tak kuat, petugas KPK membawakan kursi roda. Setya Novanto pun sempat digiring ke ruang pemeriksaan di lantai dua dengan dikawal ketat penyidik, petugas keamaan internal KPK, serta anggota polisi dengan mengenakan kursi roda tadi.

Namun, usai menjalani pemeriksaan administrasi dan keluar sekitar pukul 01.13 WIB, Setya Novanto terlihat tak menggunakan kursi roda yang awalnya ia gunakan saat tiba dari RSCM. Ketua Umum Golkar itu bisa berdiri dan berjalan seperti biasa meski wajahnya tampak pucat.

Bahkan, suami Deisti Tagor ini pun sempat memberikan keterangan pers kepada puluhan awak media selama beberapa menit, sebelumnya akhirnya masuk ke mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan KPK.

Novanto rompi orange

Setya Novanto usai menjalani pemeriksaan di KPK (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)

Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP tersebut akan menjalani penahanan salama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan. “Ditahan 20 hari pertama,” kata Febri Diansyah ketika dikonfirmasi JawaPos.com Senin (20/11). 

Dalam menjalani penahanan, Setya Novanto nantinya akan menempati ruang sel khusus selama menjalani masa pengenalan, pengamatan, dan penelitian lingkungan (Mapenaling) selama maksimal 7 hari. Nantinya, setelah masa Mapenaling selesai, ia akan ditempatkan di ruang yang sama bersama tahanan KPK lainnya.

Proses Mapenaling sendiri telah diatur dalam keputusan Dirjen Pemasyarakaan No.E.22 PR.08.03 Tahun 2001 tentang Prosedur Tetap Pelaksanaan Tugas Pemasyarakatan. Proses ini wajib dilakukan oleh setiap tahanan baru termasuk Rutan KPK.

Ikuti terus perkembangan berita ini di:

Kasus Setya Novanto

(wnd/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP