
Eggi Sudjana
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan praktisi hukum Eggi Sudjana, ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan awal terkait kasus dugaan pencemaran nama baik hari ini, Senin (30/10). Hal itu berkaitan dengan kasus yang dilaporkan balik oleh Eggi kepada sejumlah pihak yang melaporkanmya pada awal bulan ini.
Eggi mengatakan siap menghadiri untuk memaparkan gelar perkara awal tersebut. "Insyaallah saya hadir," kata Eggi melalui pesan singkatnya, Senin (30/10).
Pada pemaparan awal, Eggi kana menjelaskan hal-hal yang menjadi titik balik pelaporannya. Setidaknya, Eggi melaporkan tujuh orang terkait dugaan pencemaran nama baiknya yang dilakukan oleh Sures Kumar, Yohanes Tobing, Norman Sophan, Effendi Hutahaean, Paryadi, Hengky Suryawan dan sosiolog Frans Magniz Suseno.
"Akan menjelaskan kronologis dan bukti dalam membuat laporan," ungkap Eggi.
Dalam kasus ini, Eggi melaporkan balik orang-orang tersebut, kecuali Frans Magniz. Mereka melaporkan Eggi karena dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama usai pengajuan uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) di MK beberapa waktu lalu.
Sedangkan, Frans Magniz dilaporkan Eggi karena unggahannya di media sosial karena diduga mencemarkan nama baik Eggi.
Salah satu pihak yang dilaporkan Eggi, Sures Kumar mengaku telah mengetahui pelaporan yang dibuat Eggi ditindaklanjuti polisi. "Iya Eggi dipanggil atas laporannya terhadap saya," jelasnya, Senin (30/10).
Sures mengaku akan menghadapi laporan Eggi sekaligus memproses laporan yang dibuatnya terhadap Eggi.
Ia menyebut telah diagendakan untuk memberikan keterangan pada Selasa (31/10) terkait laporannya terhadap Eggi. "Kalau saya besok jadwal nya bersama saksi ahli," pungkas Sures.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
