
Ilustrasi belanja online
JawaPos.com - Industri fashion online tanah air berpotensi terus berkembang. Produk fashion mendominasi dengan kontribusi 77,1 persen pembeli perempuan. Namun, untuk beberapa jenis produk, pengalaman perlu dihadirkan guna meyakinkan pembeli.
Anggota Komite Jakarta Fashion Week (JFW) Yudha Kartohadiprodjo menyatakan, konsumen di Indonesia masih membutuhkan pengalaman langsung untuk produk yang akan dibeli. ’’Experience ini bisa hadir dalam kolaborasi antara e-commerce dengan pertunjukan busana atau fashion show,’’ paparnya kemarin (25/10).
Calon pembeli tidak harus datang langsung untuk melihat produk eksklusif hasil kolaborasi desainer dengan peritel online. Mereka bisa memanfaatkan live streaming video. ’’Sebab, tidak tertutup kemungkinan calon pembeli datang dari berbagai kota, bukan hanya Jakarta. Tanpa harus datang, mereka bisa melihat,’’ ujarnya.
Konten video itulah yang dapat disebut experience dalam platform perbelanjaan online. Berdasar survei Nielsen Cross Platform 2017, 60 persen konsumen usia 21–49 tahun melakukan follow-up terhadap produk setelah menonton video.
’’Ya 1 hingga 5 persen akhirnya memutuskan untuk membeli,’’ tutur Yudha. Pasar e-commerce fashion tumbuh 35–40 persen per tahun. Jadi, dalam tiga tahun saja, pasar tersebut bisa tumbuh hingga dua kali lipat.
Head of Commercial Zalora Indonesia Priyanto Lim menjelaskan, event JFW tahun ini adalah kali kelima bagi Zalora dalam mengikuti pentas pergelaran busana. Selama ini, hasilnya selalu positif bagi penguasa pasar e-commerce fashion di Indonesia itu. Penjualan produk Zalora hasil kolaborasi dengan desainer dapat meningkat hingga ribuan persen dalam dua tahun ini.
Segmen yang dibidik adalah pencinta fashion yang menyukai koleksi terbatas dari desainer terkemuka di Indonesia. Tahun ini, Zalora mulai fokus menggarap segmen tersebut. ’’Jika berbicara tentang fashion, segmen ini tak bisa dipisahkan. Kami sudah menggarap mass product dan memperbesar pasar ke konsumen yang memiliki special taste di fashion,’’ terangnya.
Pada ajang itu, dalam menyuguhkan koleksinya, Zalora bekerja sama dengan Barli Asmara dan Didiet Maulana. ’’Ini kali pertama brand muncul dengan nama Zalora X Barli maupun Zalora X Didiet,’’ imbuhnya. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
