Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Oktober 2017 | 18.04 WIB

Bapeten Ingatkan Aparat Keamanan Soal Terorisme Bersenjata Nuklir

Suasana Konferensi Pers Bapeten di Gedung Grand Sahid Jaya Rabu (25/10) - Image

Suasana Konferensi Pers Bapeten di Gedung Grand Sahid Jaya Rabu (25/10)

JawaPos.com - Aksi terorisme di Indonesia harus lebih diwaspadai menyusul terungkapnya upaya serangan teror menggunakan bahan baku nuklir yang direncanakan kelompok teroris Bandung.


Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Jazi Eko Istiyanto, dalam acara Konferensi Pers Mengenai Informasi Pengawasan (Korinwas) Bapeten, Pengembangan dan Penguatan Sistem Keamanan Nuklir Nasional Sebagai Upaya Proaktif Pelaksanaan Nawa Cita, di Gedung Grand Sahid Jaya Jakarta, Rabu (25/10).


Menurut Istiyanto, saat ini beberapa kelompok teroris sudah mengerti tentang unsur thorium atau nuklir hijau. "Kami khawatirkan, teroris terus belajar dan mempelajari bahan baku tenaga nuklir itu untuk dijadikan senjata mematikan. Memang jumlahnya tidak banyak ya. Jadi nanti dia dengan berjalannya waktu mereka pasti belajar. Nah itu kita harus waspada," kata Istiyanto.


Lebih jauh Istiyanto menjelaskan, bahaya yang dihasilkan thorium bukan berasal dari daya ledak yang dapat menghancurkan fisik, akan tetapi efek dari penggunaan thorium yang dapat memicu munculnya zat radioaktif.


"Kami hanya mengajak untuk awareness saja. Karena kan sudah ada badan yang berkompeten. Ada dari Gegana, kemudian saja BNPT. Kami sifatnya menyadarkan kepada publik bahwa ada ancaman ini nyata," ujar Istiyanto mengingatkan.


Karenanya, Istiyanto ikut mengingatkan pemerintah utamanya aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman serangan teror yang menggunakan senjata berbahan baku nuklir ini.


Terkait peran Bapeten, Istiyanto menjelaskan, berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, pihaknya bertanggungjawab untuk menjalankan fungsi pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di Tanah Air. 


"Salah satu tugas yang kami emban yaitu menjamin keselamatan masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dari potensi bahaya radiasi nuklir. Keamanan nuklir nasional merupakan elemen melekat dan tidak terpisahkan dari keamanan nasional," pungkasnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore