
Pemberian penghargaan kepada Romo Magnis, yang diwakili oleh Simon Petrus Lili Tjahyadi (Ketua STF Driyakara Jakarta) yang diberikan oleh Rektor UGM, Panut Mulyono.
Jawapos.com- Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menganugrahkan penghargaan 'Philosophy Award 2017' kepada Franz Magnis-Suseno atas dedikasi dan kontribusinya terhadap pengenalan serta perkembangan studi filsafat di Indonesia. Pemberian itu dalam rangka peringatan Lustrum X dan Dies Natalies ke-50.
Dekan Fakuktas Filsafat, Arqom Kuswanjono, mengatakan terpilihnya pria yang akrab disapa Romo Magnis tersebut telah melewati proses verifikasi yang empiris atas karyanya di bidang filsafat Indonesia.
Romo Magnis, diungkapkannya, sudah saatnya mendapatkan predikat sebagai seorang 'filsuf'. Meski hingga saat ini belum terdapat kriteria atau ukuran yang disepakati untuk menyatakan predikat tersebut. "Demikian juga predikat filsuf sebagai kategori ketokohan akademik. Belum mendapat apresiasi yang baik dari komunitas akademisi dan intelektual Indonesia," katanya, akhir pekan kemarin.
Ketua Panitia Lustrum X Fakultas Filsafat UGM, Mukhtasar Syamsudin, mengatakan melalui Philosophy Award ini dapat mengajak akademik di Indonesia dan dunia untuk memberi penghargaan dan pengakuan. "Kepada individu yang menunjukkan dedikasi san kontribusi pada khazanah pemikiran kefilsafatan di Indonesia," tuturnya.
Romo Magnis, menurutnya sangat layak mendapat predikat filsuf. Penghargaan ini, hanyalah bentuk sederhana dari pernyataan khalayak tersebut.
Romo Magnis, merupakan dosen senior pada STF Driyakara. Ia telah menulis beberapa karya penting yang berpengaruh luas bagi studi kefilsafatan dan etika di Indonesia, khususnya bidang etika Jawa, Politik, serta Sosial-Politik.
Rektor UGM, Panut Mulyono, dalam sambutannya mengatakan Romo Magnis patut mendapat penghargaan tersebut. "Mudah-mudahan penghargaan ini dapat mendorong para filsuf muda untuk lebih berkarya dan berprestasi untuk menjalankan kefilsafatan secara akademis di Indonesia," ucapnya.
Selain Romo Magnis yang diberi penghargaan dalam kategori Filsuf Indonesia Terkemuka 2017. Penghargaan lain diberikan kepada Muchtasar Syamsudin dalam kategori Akademisi-Filsafat Inspiratif UGM, serta kepada Taufiqurrahman sebagai Mahasiswa Filsafat Produktif.(dho/JPC)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
