
Ilustrasi
JawaPos.com - Seorang ibu berinisial CC, 27, memberikan pengakuan kepada aparat Polres Garut atas perbuatan keji saat membunuh anak keduanya, Muhammad Ismail, bocah 3 bulan. Ternyata pembunuhan yang dilakukannya itu sudah direncanakan sehari sebelum kejadian.
Parahnya lagi saat diperiksa pihak kepolisian pun, CC tidak menunjukkan ekspresi sedih dan penyesalan, padahal sudah membunuh anaknya.
Kapolres Garut AKBP Novri Turangga mengatakan, berdasar keterangan pelaku diketahui, sebetulnya Ismail adalah balita yang baik dan tidak rewel. Pengakuan itu pun disebutkan langsung oleh CC kepada penyidik Satreskrim Polres Garut saat dia menjalani pemeriksaan awal.
Dengan pengakuan tersebut, Novri menyebut pihaknya terus melakukan pendalaman kepada pelaku tentang latar belakang yang mendorongnya membunuh anaknya itu.
''Kami masih menyelidiki latar belakangnya kenapa sampai tega ibu ini menghilangkan nyawa anaknya sendiri,'' ujar Novri saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Garut kemarin (24/10).
Novri melanjutkan, CC juga mengaku bahwa Ismail tewas setelah ditengkurapkan oleh pelaku di atas kasur, lalu di atas punggungnya diberi bantal. Pelaku kemudian menduduki anaknya selama satu jam. Kendati Ismail menangis, rupanya CC tidak menggubris dan terus melanjutkan aksi kejinya itu.
Akibat aksi tersebut, Ismail meninggal. Hidungnya sempat mengeluarkan darah segar, namun langsung dibersihkan oleh tangan CC. ''Setelah CC mengetahui jika anaknya meninggal, CC lalu membalikkan tubuh Ismail ke posisi tertidur pada umumnya dan ditutupi selimut agar seolah-olah sedang tertidur,'' katanya.
''Yang sedikit aneh itu anaknya sudah merintih, tapi masih tetap diduduki oleh pelaku sampai korban meninggal. Hari ini (kemarin) kami periksa kejiwaannya, karena bisa saja yang menjadi dasar pelaku melakukan aksi keji itu motif ekonomi jika lihat kondisi keluarganya, tapi belum bisa dipastikan,'' jelasnya.
Mantan Kapolresta Banjar itu menambahkan, setelah membunuh Ismail, pelaku menyerahkan diri ke Kepolisian Sektor Karangpawitan. Suaminya pun rupanya baru menyadari dan mengetahui anaknya meninggal setelah petugas dari Kepolisian Sektor Karangpawitan datang ke rumahnya setelah menerima pengakuan CC.
''Jika terbukti melakukan pembunuhan berencana, ibu kandung yang menghilangkan nyawa anaknya bisa diancam hukuman seumur hidup. Meski begitu, kepolisian masih terus mendalami motif pembunuhan tersebut,'' ungkapnya.
Didampingi Kasatreskrim Polres Garut AKP Hairulah, Novri menuturkan, untuk sementara pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP atau pasal 76c junto pasal 80 ayat 4 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. ''Kalau memang terbukti berencana, bisa seumur hidup. Tapi, sementara dengan pasal yang diterapkan diancam hukuman 15 tahun penjara,'' ucapnya.
Selama pemeriksaan, lanjut dia, ekspresi pelaku sangat dingin. Pelaku pun menjelaskan secara terperinci kronologi kejadian kepada penyidik. ''Jadi, ya memang harus diperiksa juga kejiwaannya. Apakah ada motif yang lain juga harus didalami,'' ucapnya.
Sebelumnya, CC, warga Kampung Patrol, Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan, tega membunuh anaknya, Muhammad Ismail, yang baru berusia 3 bulan. Diduga, aksi kejam tersebut dilakukan karena pelaku tidak tahan mendengar suara tangisan anaknya yang kencang. Dia pun langsung menduduki bagian dada Muhammad Ismail pada Senin sore (23/10) sekitar pukul 16.00.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
