
Sosialisasi Simposium hukum nasional
JawaPos.com - Panitia Simposium Hukum Nasional 2017 mengadakan Sosialisasi Massa (Mass Socialization Campaign) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Pada hari Minggu (22/10). Acara itu sebagai salah satu rangkaian kegiatan Pre-Event Simposium Hukum Nasional 2017.
Acara ini merupakan salah satu program kerja Departemen Kajian dan Aksi Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FH UI) 2017. Tema yang dibawakan tahun ini adalah “Pemenuhan Hak-Hak Masyarakat Hukum Adat melalui Peningkatan Peran Pemerintah dan Masyarakat demi Terwujudnya Keadilan”.
Panitia Simposium Hukum Nasional 2017 mengilhami bahwa isu Masyarakat Hukum Adat belum benar-benar diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, panitia mengadakan Sosialisasi Massa sebagai bentuk pembumian isu.
Panitia memulai kegiatan dengan mengadakan long march menuju Bundaran HI sambil menyerukan tagline acara, “Keadilan Tak Mengenal Entitas” dan menyebutkan tema acara. Selama long march, panitia juga menjelaskan secara singkat latar belakang dan tujuan acara Simposium Hukum Nasional 2017, yaitu pengadaan payung hukum nasional bagi Masyarakat Hukum Adat.
Setelah tiba di Bundaran HI, panitia kemudian melakukan freeze mob dan mengajak khalayak umum untuk berpartisipasi dalam penandatanganan petisi berbentuk spanduk. Sebagai bentuk terima kasih, panitia membagikan air mineral botol yang telah ditempeli stiker berisi fakta-fakta terkait Masyarakat Hukum Adat. Sosialisasi Massa ditutup dengan foto bersama para panitia.
Tak hanya melakukan sosialisasi massa, Ketua Simposium Hukum Nasional 2017, Salsabila Siliwangi Surtiwa, menjelaskan bahwa terdapat rangkaian acara pre-event lainnya yaitu Kompetisi dan Pameran Mural yang akan diadakan pada hari Rabu, 25 Oktober 2017 di Taman Lingkar Perpustakaan UI, Depok.
Selain acara langsung, terdapat kegiatan online yang juga terbuka untuk umum, seperti Kompetisi Penulisan Esai Kritis, Kompetisi Penulisan Caption, dan Kuis melalui akun Instagram Simposium Hukum Nasional 2017, @shnfhui.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
