
Oh In-kyun kembali bermain sebagai gelandang serang
JawaPos.com - Mitra Kukar diharapkan tak ceroboh saat menghadapi tuan rumah Semen Padang, Kamis (19/10). Pelatih Yudi Suryata tak boleh salah dalam menurunkan pemain sebagai starter.
Seperti diketahui, hasil negatif yang diderita Mitra Kukar saat menjamu Persipura Jayapura pekan lalu, tak lepas dari rotasi ceroboh jajaran arsitek Naga Mekes. Keputusan memarkir Saepulloh Maulana, Anindito Wahyu dan Andre Agustiar, bisa dibilang konyol. Ketiganya adalah pemain yang paling berperan saat tim Kota Raja membekuk Gresik United (7/10).
Sebagai gantinya, Yudi lebih memilih Herwin Tri Saputra menggantikan peran Saepulloh. Sementara posisi Andre Agustiar dipercayakan kepada Hendra Adi Bayauw. Terakhir, Anindito Wahyu yang sedang dalam performa terbaik harus bertukar tempat dengan Muhammad Bahtiar.
Rotasi tersebut awalnya dimaksudkan agar pertahanan Naga Mekes kokoh. Dengan memasang dua pemain bertipikal bertahan tepat di depan bek tengah yakni Bayu Pradana dan Bahtiar. Namun demikian, rotasi itu tak mempan. Mitra Kukar harus menahan malu, lantaran jadi bulan-bulanan di depan pendukung sendiri.
Yudi harus paham. Menantang Semen Padang, kejeniusan dia melakukan rotasi jadi pertaruhan. Dengan target mendulang poin sempurna dari Ranah Minang, Yudi dilarang blunder melakukan perubahan skema.
Dari daftar pemain yang diboyong, Yudi sebenarnya dihadapkan dengan banyak pilihan. Di lini belakang Naga Mekes membawa empat stopper yakni Jorge Gotor, Joko Sidik, Herwin Tri Saputra, dan Saepulloh Maulana. Melimpahnya pemain belakang, sepatutnya memberi keleluasaan bagi Yudi untuk memilih yang terbaik.
Pun demikian dengan lini tengah. Absennya Mohamed Sissoko bisa jadi keuntungan bagi Oh In-kyun. Selama empat pertandingan terakhir, posisi aslinya sebagai gelandang serang diambil alih oleh eks Liverpool itu. Dimainkan sebagai winger, pemain berpaspor Korea Selatan itu tak maksimal. Tak jarang In-kyun hanya diberi kesempatan bermain setengah babak.
Kembalinya In-kyun ke posisi asli bisa memberi ruang pemain sayap lainnya. Duet Hendra Adi Bayauw-Andre Agustiar menjadi yang paling tepat. Sebab, satu pemain sayap lainnya, Yogi Rahadian baru pulih dari cedera. Sehingga tidak ada alasan untuk memarkir Bayauw-Andre. Keduanya memiliki akselerasi mumpuni. Tak hanya itu, keduanya juga rajin membantu pertahanan.
Sebagai pengganti, Yogi Rahadian dan Monieaga Bagus Suwardi bisa dimainkan ketika keduanya buntu. Terlebih Yogi kerap tampil garang sebagai supersub. Untuk lini depan, Marclei Cesar masih belum tergantikan. Namun demikian, memasang dua striker bisa jadi opsi lain. Dengan catatan, Naga Mekes harus mengurangi kuota gelandang bertahan.
Yudi mengungkapkan sudah melakukan evaluasi setelah dibantai Persipura Jayapura. Dia mengatakan, menantang Semen Padang bakal ada kejutan. "Kami dari jajaran pelatih selalu belajar dari setiap pertandingan yang sudah kami jalani. Kekalahan dari Persipura akan kami perbaiki di Padang," beber Yudi seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
