
Yorry Raweyai
JawaPos.com - Setelah dinyatakan sehat dari sakitnya, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali melakukan manuver politik. Sebab Setya Novanto baru saja melakukan pemecatan kepada Yorrys Raweyai dari jabatan Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam).
Saat dikonfirmasi, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Dave Laksono menduga pemecatan koleganya tersebut akan menimbulkan kegaduhan baru di internal partai berlogo pohon beringin ini.
"Jadi akan muncul gejolak-gejolak baru di Partai Golkar, apalagi Golkar sedang mengalami goncangan," ujar Dave saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10).
Anggota Komisi I DPR ini juga mengaku sudah mengetahui ihwal pemecatan Yorrys oleh Setya Novanto tersebut. Sebab wacana Setya Novanto ingin melakukan pemecatan kepada Yorrys sudah cukup lama.
"Saya pikir pekan depan baru dipecat. Ternyata hari ini," katanya.
Namun demikian Dave menduga, pemecatan Yorrys karena Setya Novanto juga akan berdampak langsung ke Partai Golkar. Karena mungkin saja ada pihak-pihak yang tidak sepakat adanya pemecatan itu.
"Mungkin pemecatan itu akan menimbulkan kegoncangan di internal Partai Golkar," pungkasnya.
Sebelumnya, Setya Novanto resmi mencopot Yorrys dari jabatan Koordinator Bidang Polhukam Partai Golkar. Yorrys digantikan dengan Eko Widyatmoko.
Surat pemecatan Yorrys juga telah ditandatangani oleh Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, pada Senin (2/10) kemarin.
Sekadar informasi, Yorrys Raweyai selama ini adalah petinggi Partai Golkar yang paling vokal menyuarakan untuk penonaktifan Setya Novanto dari jabatan ketua umum.
Yorrys mengaku ingin menggantikan Novanto karena elektabilitas Partai Golkar saat ini merosot setelah, ketua umum Partai Golkar tersebut tersangkut dalam pengadaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).
Nantinya, apabila Setya Novanto telah dinonaktifkan, Yorrys kala itu mengaku posisinya akan digantikan dengan pelaksana tugas atau Plt. Sementara nama kader Golkar yang ingin menggantikan Setya Novanto adalah Airlangga Hartarto.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
