Minggu, 22 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Properti

Keren! Tiga Rusunawa Baru di Magelang Dilengkapi Meubelair

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa for JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengembangkan sejumlah Rumah Susun Sewa (Rusunawa) sebagai bagian dari upaya mendukung program Sejuta Rumah. Terakhir, tiga Rusunawa untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Magelang diresmikan penggunaannya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku puas dengan dioperasikannya tiga unit Rusunawa di Magelang, Jawa Tengah yang sudah dilengkapi mebeulair, listrik dan jaringan air bersih sehingga penyewa tinggal menempati saja.

"Sudah dicek semua dan sudah berfungsi. Selain itu rusun sudah terhuni dan akan segera kita serahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang," tutup Menteri Basuki dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/9).

Ketiga Rusunawa yang pengoperasiannya diresmikan Presiden Joko Widodo  meliputi Rusunawa Tempuran (kapasitas 100 penghuni), Rusunawa Muntilan (200 penghuni) dan Rusunawa Mancasari (228 penghuni). Untuk masing masing unit telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti meja, kursi, lemari dan tempat tidur serta ruang jemur.

Selain dilengkapi fasilitas meubelair, Rusun di Desa Gulon dilengkapi fasilitas perpustakaan, ruang serbaguna, dan toko. Diperuntukan bagi lajang/belum berkeluarga dengan biaya sewa sebesar Rp. 125 ribu per bulan.

Pembangunan ketiga Rusunawa tersebut dilakukan oleh kontraktor PT Brantas Abipraya. Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanudin mengingatkan penghuni Rusunawa untuk memelihara kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

"Pemeliharaan rusunawa tersebut akan diatur dengan penerbitan SK Bupati sebagai acuan dan standarisasi pengelolaan rusunawa," pesan Syarif.

Salah satu penghuni Rusun Gulon yang baru satu bulan tinggal di rusun merasa senang. "Saya lebih suka disini dibanding yang saya tinggali sebelumnya, disini lebih dekat ke magelang, lebih adem, nyaman dan juga murah", ungkap Minarti.

(nas/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP