
Ketua DPR RI Setya Novanto.
JawaPos.com - Tersangka dugaan korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Setya Novanto diduga sedang mengalami sakit dan dirawat di Rumah Sakit Siloam, Semanggi.
Dengan alasan tersebut, Ketua DPR itu tidak penuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, Sekertaris Jenderal Partai Golkar sampai datang mewakili Novanto untuk memberikan surat keterangan sakit.
Novanto kabarnya diduga menderita implikasi fungsi ginjal. untuk memastikan itu reporter JawaPos.com mendatangi Rumah Sakit Siloam, Semanggi.
Salah satu karyawan rumah sakit menyebut bahwa keberadaan Novanto saat ini memang tengah dalam perawatan dokter.
"Iya benar, Pak Novanto di rawat disini, di ruang VVIP," kata salah seorang karyawan Rumah Sakit Siloam kepada JawaPos.com di Semanggi, Jakarta, Senin (11/9).
Namun, pihak rumah sakit tidak mau memberikan informasi secara jelas terkait dimana Ketua Umum Partai Golkar tersebut dirawat. "Saya baru jaga malam ini, belum tahu jelasnya dimana ruang Pak Novanto dirawat," ucapnya.
Dia menganjurkan untuk kembali pada Selasa (12/9) pagi. "Besok aja mas kemari lagi pagi, itu liat receptionistnya udah pulang," kata seorang karyawan.
Tidak lama kemudian, Sekertaris Jenderal DPR RI Achmad Djuned terlihat diantar oleh karyawan rumah sakit. "Iya Pak, lift ini khusus untuk ke ruang VVIP," ucap karyawan RS Siloam kepada Achmad Djuned.
Achmad Djuned mendatangi RS Siloam sekitar pukul 21.00 WIB dengan menaiki mobil sedan berwarna hitam. Disinyalir, Djuned mendatangi RS Siloam untuk menjenguk Novanto.
Diketahui, ketidak hadiran Novanto dalam pemanggilan lembaga anti rasuah tidak hanya kali ini. Dia sempat mangkir dari pemanggilan KPK pada Jumat (7/7) lalu. Karena beralasan sakit vertigo.
Sementara itu di kantor komisi antirasuah, Juru Bicara KPK, Yuyuk Andriati mengatakan penyidik KPK telah menerima surat keterangan sakit Setya Novanto siang tadi, tetapi tidak dijelaskan penyakit apa yang sedang diderita oleh Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Menurut dia, penyidik juga bakal mempertimbangkan penjadwalan pemeriksaan ulang Setya Novanto terkait kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun lebih tersebut.
"Penyidik KPK telah menerima surat pada Senin, (11/9) siang tadi. Melalui Sekjen Partai Golkar dia menyatakan tidak bisa hadir karena sedang sakit san diopname,” ujar Yuyuk.
Lebih lanjut, pihak KPK melalui tim penyidik akan cek ulang apakah akan dijadwalkan pemanggilan ulang atau ada langkah lain yang dilakukan penyidik KPK.
"Dimungkinkan akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Novanto, karena KPK sudah punya MOU dengan IDI," tukas Yuyuk.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
