
Ilustrasi
JawaPos.com - Menikah dan tak kunjung punya momongan bikin pasangan resah akan kondisi kesehatan reproduksi mereka. Sayangnya, di balik keresahan tersebut perempuan masih dijadikan sasaran untuk memeriksakan kondisi kesuburannya duluan.
Padahal, kata spesialis kandungan dr Hendy Hendarto SpOG (K), sekarang perempuan dan laki-laki menyumbang kontribusi terjadinya fertilitas yang sama.
Mengutip sebuah penelitian, 40 persen penyebab dari laki-laki, 40 persen dari perempuan. 20 persen adalah kombinasi dari keduanya. Sayangnya, tidak dimungkiri kebanyakan yang datang untuk memeriksakan kesuburannya terlebih dahulu adalah perempuan.
’’Ini masih terkait budaya kita, selalu menyudutkan perempuan yang bertanggung jawab pada masalah fertilitas. Padahal, hal itu tidak benar,’’ ungkap Hendy.
Menurut Hendy, dari total kunjungannya, 10 persen diantaranya adalah perempuan yang datang sendiri. Sisanya adalah pasangan. Sedangkan untuk laki-laki?, sangat jarang berinisiatif periksa duluan.
Spesialis andrologi dr Henry Wibowo MARS SpAnd menambahkan, banyak faktor kenapa laki-laki jarang periksa duluan, bisa karena ketidaktauan mereka, tingginya gengsi, sampai dengan mereka berpikir masih bisa berejakulasi. Padahal ejakulasi itu bukan indikator kalau sperma mereka bagus.
Menurut Henry, pemeriksaan fertilitas pada laki-laki jauh lebih mudah dan murah daripada perempuan. Pada perempuan harus dilakukan pemeriksaan fisik, USG Vagina, hormon, HSG, dan bila diperlukan sampai dengan laparoskopi diagnostik. Diagnosanya diperlukan dalam waktu satu bulan.
Sedangkan pada laki-laki, dilakukan pemeriksaan fisik terhadap alat reproduksinya dan hanya dilanjutkan dengan analisa sperma. Hanya memakan waktu dua hari ’’Tidak menyakitkan dan jauh lebih praktis. Tapi tetap, idealnya harus dilakukan secara bersama-sama,’’ ungkap Henry. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
