
Pegiat media sosial, Jonru Ginting.
JawaPos.com - Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya meminta klarifikasi Muanas Alaidid, pelapor pegiat media sosial (medsos) Jonru Ginting. Muanas sebelumnya sudah membawa sejumlah berkas ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
"Pemeriksaan kali ini hanya sebatas klarifikasi, bukti itu ada kaitannya dengan dugaan tindak pidana menggunakan sentimen SARA yang ada di sosial media," kata Muanas di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/9).
Dia menjelaskan, pihaknya telah memberikan sejumlah barang bukti berupa screenshot unggahan di beberapa akun medsos Jonru Ginting. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencari bukti mana saja yang bermuatan kebencian dan SARA.
Menurutnya, terdapat sejumlah unggahan bernuansa kebencian dan fitnah yang diunggah oleh pegiat medsos Jonru Ginting. Tak hanya itu, Muanas menyebut banyak dari unggahan tersebut pernah dibahas saat Jonru menjadi salah satu pembicara di stasiun televisi swasta.
"Misal kita punya bukti pernah akun Jonru mem-posting begini 'kita merdeka dari jajahan Belanda tahun 1945 tapi 2017 belum merdeka dari jajahan cina' nah ini kan bukan kritik, tapi ujaran kebencian," ujarnya.
Muanas menyebut, hal demikian dapat mendorong etnis tertentu, serta dapat membenturkan agama dan etnis tertentu.
Tidak hanya sebatas itu, lanjut Muanas, Jonru Ginting juga menuding telah memfitnah salah satu Ormas Islam terbesar di Indonesia (PBNU) yang telah menerima bantuan sogokan sebesar Rp 1,5 triliun untuk kaitan Perppu tertentu.
"Nah itu juga kita lampirkan sebagai bukti ujaran kebencian ini kan dampaknya bukan individu, siapapun bisa. Ormas Islam juga bisa jadi korban, yang kemudian bisa menimbulkan kegelisahan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
