
Mita Yulian Sasmita dan Armania Bawon Kresnamurti saat menjadi volunteer di Piala Konfederasi
Indonesia ikut ambil bagian dalam Piala Konfederasi 2017 yang dilangsungkan di Rusia 17 Juni-2 Juli lalu. Melalui para dutanya yang bertugas sebagai volunteer, Indonesia mendapat respek di level internasional.
DIAR CANDRA
--
’’Dari Indonesia ya?,’’ kata perempuan berjilbab juga berkacamata itu penuh keyakinan, Senin (26/6). Satu kawan lainnya yang juga berkerudung serta berkacamata pun langsung mengumbar senyum. Saya dan fotografer Dipta Pratomo yang baru beberapa hari menginjakkan kaki di Rusia tak bisa mengelak.
Padahal, dari beberapa kesempatan bertemu wisatawan di Rusia, kami yang berkulit coklat serta berwajah Melanisia sering disangka orang Thailand atau Filipina. Pertemuan kami dengan dua volunteer Piala Konfederasi 2017 itu terjadi di muka area Istana Kremlin Kazan. Atau, menjelang semifinal Piala Konfederasi 28 Juni lalu antara Chile versus Portugal.
Keduanya langsung menyapa hangat Jawa Pos yang jadi satu-satunya media Indonesia peliput Piala Konfederasi 2017. Mereka memperkenalkan diri dengan nama Mita Yulian Sasmita. Selain Mita, ada juga Armania Bawon Kresnamurti. Mita berasal dari Jakarta. Sedang Arma, dari Malang.
Mita kemudian menceritakan proses seleksi menjadi volunteer yang tidak mudah. Seleksi administrasi oleh FIFA dilakukan sejak Juli 2016 lalu. Kemudian, selain tes kemampuan bahasa Inggris, ada training oleh FIFA lewat Skype untuk mereka yang dinyatakan lolos administrasi.
"Jarak waktu setelah kita mendaftar dan diinterview itu sekitar enam bulan. Jadi, deg-degan nunggunya," ucap Mita.
Mita yang merupakan pengajar di salah satu tempat kursus Bahasa Inggris ini menggemari sepak bola sejak Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Sejak itu, Mita tak pernah absen mengupdate info juga menonton dari layar kaca helatan akbar sepak bola seperti Piala Dunia maupun Euro.
"Dari situ kemudian saya punya mimpi, gimana caranya bisa ada di event besar sepak bola. Nah, impian itu akhirnya kesampaian saat ini," ucap Mita. Selain menggemari sepak bola di layar kaca, Mita juga tak pernah absen hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Entah untuk mendukung timnas Indonesia atau laga eksebisi klub-klub Eropa. "Nonton sepak bola itu bikin ketagihan," ujar Mita.
Ada satu cerita Mita sebelum diterima menjadi volunteer Piala Konfederasi 2017. Ceritanya, sebelum mendaftar volunteer, Mita mengajukan diri berpartisipasi dalam pesta olahraga Asia Tenggara di Malaysia 19-30 Agustus mendatang. Sayangnya sejak seleksi awal relawan SEA Games 2017, Mita sudah terpental.
"Eh, pas kita udah daftar dapat email balasan rupanya hanya orang Malaysia yang bisa jadi volunteer SEA Games. Ditolak di sana, alhamdulillah malah diterima di Piala Konfederasi ini," tutur Mita.
Selama bertugas kurang lebih tiga pekan di Kazan, Mita berkisah ada banyak hal yang dipelajari. Misal soal karakter orang Rusia. Meski kesan pertama mereka dingin, namun setelah kenal orang Rusia adalah pribadi yang ramah.
Juga ada kekagetan lain. Yakni karena periode malam di Kazan lebih lama. Maka, saat istirahat malam seringkali matahari masih muncul. "Padahal udah jam 21.00 waktu setempat. Tapi akhirnya biasa dan bisa tidur," jelas Mita.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
