
PEMBERANI: Dari kiri, Muhammad Okta Firmansyah, Muhammad Afrizal, dan Aslam Alamsyah (di boncengan) di rumah orang tuanya Jumat (30/6) di Ciledug, Tangerang.
Demi bisa berlebaran dengan sang ibu, tiga bocah nekat mengayuh sepeda dari rumah nenek mereka di Palembang, Sumatera Selatan, menuju Ciledug, Tangerang, Banten, tempat tinggal orang tuanya. Aksi ketiganya sempat ’’menghebohkan’’ media sosial.
DIAN CAHYANI, ADI FATRIANSYAH, dan FERLYNDA PUTRI, Palembang
TIGA bocah itu bernama Muhammad Okta Firmansyah, 15, dan adiknya, Muhammad Afrizal, 13, serta Aslam Alamsyah, 11, anak tetangga mereka di Tangerang. Ketiganya sempat ’’terdampar’’ di Indralaya, Ogan Ilir (OI), tepat pada hari raya Idul Fitri, Minggu (25/6). Ketika itu, sekitar pukul 12.30 WIB, mereka tiba di Pos Pelayanan (Pos Yan) Km 32 Indralaya.
’’Kami mau naik truk. Tapi, tidak ada truk yang lewat,’’ ujar Aiptu Syukrial, petugas Pos Yan Km 32, menirukan penuturan Rizal cs. Saat datang ke pos, tiga bocah itu membawa dua sepeda butut yang dikendarai dari rumah nenek mereka di Palembang.
Lantaran dianggap menempuh perjalanan ’’tidak lazim’’, tiga bocah tersebut lantas dikirim ke Panti Sosial Dharmapala Km 32. Tidak jauh dari Terminal 32 Indralaya. ’’Saya sendiri yang mengantar,’’ ujar Syukrial kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) yang menemuinya kemarin (30/6).
Di panti, mereka diperlakukan dengan baik. Mereka mendapat tempat istirahat di bangunan paling belakang. Kondisi tiga bocah tersebut tampak kusut, kelelahan. Pakaian mereka juga lusuh dan tanpa bekal yang cukup untuk bepergian jauh.
’’Mereka lalu saya minta mandi dan setelah itu makan,’’ ujar Wismantoro, pengurus panti.
Begitu mereka selesai makan, 30 menit kemudian turun hujan deras. ’’Saya iseng cek ke asrama, tempat anak-anak itu istirahat. Eh, ternyata mereka sudah tidak ada di kamar,’’ jelas Wismantoro.
Anak-anak itu, rupanya, kabur. Padahal, kata Wismantoro, besoknya mereka dicarikan bus ke arah tujuan dan dititipkan kepada sopir bus. ’’Tapi, itu tadi, mereka keburu kabur.’’
Wismantoro belum sempat memperoleh data detail tentang tiga bocah tersebut. ’’Saat ditanya alamat, jawabnya simpang siur. Katanya di Ciledug, asal Palembang,’’ ungkapnya.
Pengakuan lain, orang tuanya bernama Nasir. Bekerja di PO Arya Prima. ’’Sebagai sopir atau kernet, mereka tidak bisa menjelaskan secara detail,’’ katanya. ’’Ini nomor telepon Pak Dori, teman ayahnya,’’ kata Wismantoro sembari menyerahkan secarik kertas berisi nomor handphone.
Dari Dori, wartawan koran ini mengantongi alamat tiga bocah itu. Yakni, Jl Merdeka, Lr Pangeran Marto No 167, Kelurahan 19 Ilir, Bukit Kecil, Palembang. Alamat itu dihuni Iskandar dan Megawati yang tak lain adalah kakek dan nenek mereka. ’’Iya benar, saya neneknya Rizal,’’ ujar Megawati ramah.
Duduk lesehan di ruang tamu, sebuah rumah sederhana, Megawati yang biasa dipanggil Wak Era terdengar mengeluh ketika koran ini menyebut nama tiga cucunya yang nekat pulang ke Ciledug dengan hanya bersepeda BMX. ’’Anak-anak itu memang suka nekat. Waduh...,’’ katanya, lantas menghela napas dalam-dalam.
Menurut Wak Era, Rizal dan Okta adalah cucu dari anaknya yang bernama Sulastri, 40, dan menantunya, Muhammad Nasir, 41. Sedangkan Aslam adalah tetangga di Tangerang. ’’Rizal sama Okta sudah lama tidak ke Palembang,’’ jelasnya.
Hanya, pada Ramadan lalu, dua cucunya itu ke Palembang. Tepatnya sehari sebelum bulan puasa, Sabtu (27/5). ’’Waktu buka pintu, sekitar pukul 04.00 subuh, saya terkejut lihat mereka datang. Saya tanya siapa yang mereka ajak (Aslam), katanya tetangga di Tangerang.’’
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022