
Ilustrasi
JawaPos.com - Polri terus mendalami kasus serangan teror di Polda Sumatera Utara yang menewaskan salah satu anggota Polri dan satu pelaku teror. Dari pemeriksaan, diketahui jaringan yang menyerang Polda Sumut ini berkaitan kuat dengan Negara Islam Irak dan Syria (ISIS).
Kabag Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Kombes Sulistyo Pudjo mengatakan, pelaku ini dipastikan berkaitan dengan ISIS, entah itu melalui Bahrun Naim maupun pimpinan ISIS yakni Abu Bakar Al Baghdadi.
"Mengapa seperti itu? Hasil penyelidikan diduga yang bersangkutan SP itu pernah melakukan perjalanan ke luar negeri yaitu ke Syria, apakah yang bersangkutan ke Syria ini mengikuti salah satu faksi atau berjuang dengan salah satu faksi yang mana, sedang dilakukan pendalaman," terangnya, Rabu (28/6).
Hal ini diketahui setelah penyidik memeriksa SP yang kebetulan selamat meski sempat tertembak oleh anggota Brimob Polda Sumut. "Kami melihat bahwa SP telah melakukan perjalanan ke luar negeri, berarti yang bersangkutan memiliki basis ideologi yang cukup kuat dalam arti yang bersangkutan siap untuk bertempur membela pandangan ideologinya ke Syria," papar dia.
Kemudian katanya, SP membuat sel kecil di Sumatra Utara dengan kawan-kawannya. Diduga, ini merupakan suatu sel kecil terputus dengan kelompok-kelompok lain di Indonesia. "Jadi memang ISIS seperti itu, ada yang sel terhubung langsung tapi ada sel yang terputus. Karena sistem perekrutannya adalah melewati internet, jadi tiap kelompok itu bisa saling kenal atau tidak saling kenal seperti itu," urainya.
Diketahui penyerangan ini bermula ketika dua pelaku loncat pagar Mapolda Sumut pada Minggu sekitar pukul 03.00 dini hari. "Kejadian pukul 03.00 pagi, ada dua orang lompat kemudian menyerang dua anggota yang sedang beristirahat di pos II," katanya.
Kemudian pelaku menikam leher, dada dan tangan anggota polisi Aiptu M. Sigalingging sehingga akhirnya meninggal dunia. Melihat rekannya bersimbah darah, Brigadir E. Ginting langsung berteriak meminta bantuan anggota Brimob.
Ketika itu sejumlah anggota Brimob yang berpatroli, datang dan melakukan penembakan peringatan, namun tak dihiraukan pelaku. Bahkan pelaku sempat menyerang beberapa anggota Brimob tersebut.
Enggan korban berjatuhan, Brimob langsung melumpuhkan para pelaku dengan menembaknya. "Satu pelaku berinisial AR tewas. Sedangkan seorang pelaku lainnya berinisial SP kritis," katanya. (elf/JPG)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
