
Photo
JawaPos.Com - Polisi terus menjerat tersangka dalam kasus pembunuhan atas Salim Kancil, warga Desa Selo Awar-Awar di Pasirian, Lumajang, Jawa Timur yang yang dikenal penolak usaha pertambangan pasir di desanya. Setelah sebelumnya polisi menjerat 18 tersangka, kini jumlahnya bertambah lagi.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, polisi telah menjerat empat tersangka baru pembunuh Salim. "Tersangka yang diamankan juga sudah ada 22," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon Selasa (29/9).
Ia menambahkan, dari 22 tersangka itu ada yang bertindak sebagai pemberi perintah. Namun, Raden enggan membeberkan inisialnya.
Raden hanya mengakui bahwa sebelum insiden pembunuhan itu memang ada warga yang melapor ke polisi karena mendapat ancaman. Namun, katanya, polisi memang tak bisa mengantisipasinya.
"Kejadian ini tidak dapat diantisipasi.Ssaat menerima laporan, kami lakukan pemeriksaan apa saja bentuk ancamannya dan olah TKP (tempat kejadian perkara, red) juga," jelasnya.
Raden juga mengatakan, saat peristiwa pembunuhan atas Salim memang tidak ada polisi di polisi memang tidak berada di tempat kejadian. "Polisi saat kejadian berada di kantor polisi, saat ini kami sedang mengungkap mengapas itu (polisi tidak ada di lokasi) bisa terjadi," lanjutnya.
Namun, kata Raden, dari hasil pemeriksaan di TKP tidak ditemukan adanya keterlibatan perusahaan tambang yang diduga sebagai dalang aksi pembunuhan kejam ini. "Belum ada keterlibatan perusahaan tambang," pungkasnya.(elf/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
