Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 04.46 WIB

Manfaatkan FLPP, 39.043 Debitur BTN Lakukan Akad Kredit Langsung dan Daring

Sebanyak 39.043 debitur BTN melakukan akad kredit langsung dan daring memanfaatkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). (Istimewa). - Image

Sebanyak 39.043 debitur BTN melakukan akad kredit langsung dan daring memanfaatkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). (Istimewa).

JawaPos.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama BP Tapera dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menggelar Akad Massal KPR Rumah Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Sebanyak 39.043 debitur BTN mengikuti akad secara langsung dan daring dari berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan siaran pers resmi BP Tapera, akad massal kali ini melibatkan 62.710 debitur KPR Sejahtera FLPP, terdiri atas 200 debitur yang hadir langsung dan 62.510 debitur yang mengikuti secara daring. Akad dilaksanakan serentak di sedikitnya 130 titik pada 372 kabupaten dan kota di 36 provinsi.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa perumahan merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat. Presiden mendorong pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja lebih cepat, memperkuat kerja sama, serta mencari terobosan baru dalam meningkatkan penyediaan rumah layak bagi rakyat.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pencapaian BTN dalam akad massal tersebut tidak terlepas dari dukungan Danantara Indonesia yang mendorong kolaborasi ekosistem perumahan nasional secara lebih terintegrasi.

“Dukungan Danantara Indonesia dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh pelaku ekosistem turut meningkatkan kapasitas BTN dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat,” ujar Nixon di Batang, Kamis (30/7).

Menurut Nixon, akad massal tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi ekosistem dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. BTN mengambil peran dalam pembiayaan dan layanan, sedangkan sinergi yang didorong Danantara membantu menghubungkan kebijakan, pembiayaan, pasokan rumah, dan kebutuhan masyarakat.

“Keikutsertaan 39.043 debitur BTN menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap rumah yang layak dan terjangkau. Kami akan terus mempercepat layanan dan menjaga kualitas penyaluran agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki rumah pertama,” katanya.

Akad massal tersebut berlangsung di tengah meningkatnya realisasi pembiayaan rumah subsidi nasional. Hingga 29 Juli 2026, BP Tapera mencatat penyaluran FLPP mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp14,76 triliun.

Selain menyalurkan KPR kepada masyarakat, BTN memperkuat sisi penyediaan rumah melalui Kredit Program Perumahan atau KPP. Berdasarkan paparan Kementerian PKP, realisasi KPP BTN hingga 29 Juli 2026 mencapai sekitar Rp4,39 triliun.

KPP dapat dimanfaatkan pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan, serta pelaku usaha lain dalam rantai pasok perumahan. Strategi tersebut sejalan dengan arah Danantara Indonesia untuk membangun ekosistem perumahan nasional yang terintegrasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore