
Kawasan Kemayoran Jakarta dari pintu 2. (Istimewa)
JawaPos.com - Kawasan Kemayoran, Jakarta, selama ini dikenal sebagai pusat otomotif, tempat konvesi, pameran, dan sebagainya. Keberadaan kawasan Kemayoran selama ini dikelola Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran (PPKK).
Kawasan Kemayoran dinilai memiliki potensi bisnis sangat besar. Hanya saja pengelolaan dilakoni pihak ketiga--swasta dan mendapat sorotan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg). Bahkan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memberikan perhatian terkait penertiban dan pengelolaan aset negara di Kawasan Kemayoran.
Nah, langkah Juri Ardiantoro itu mendapat dukungan dari PT Oceania Development (PT OD). Sulaisi Abdurrazaq selaku penasihat hukum PT OD mengaku pihak PT OD sudah lama berupaya berkoordinasi dengan PPKK, tetapi belum mendapatan solusi positif. Bahkan sudah bersurat kepada Menteri Sekretaris Negara dan Wakil Menteri Sekretaris Negara sejak 2024.
"Tapi belum mendapat waktu dan tindak lanjut," ujar Sulaisi Abdurrazaq kepada wartawan di Jakarta pada Senin (13/7).
Sebelumnya, Wamensesneg Juri Ardiantoro meninjau Kawasan Kemayoran. Peninjauan itu termasuk di lokasi-lokasi yang dikerjasamakan dengan PT OD pada Senin (6/7) lalu. Tepatnya di Blok B.2 No.2, Blok B.3, Blok B.7/8, dan Blok C.7. dan C.9.
Sulaisi mengklaim bahwa PT OD sangat serius dalam perencanaan pengembangan Kawasan Kemayoran sesuai dengan izin dan peruntukannya. Dalam pengembangan itu, PT OD membutuhkan persyaratan administratif untuk perpanjangan HGB di atas HPL. Persyaratan itu dibutuhkan untuk menggandeng masuknya investor.
“Banyak calon investor yang antre untuk membangun lahan-lahan itu. Tetapi, kami terkendala. Pertama, tidak mendapatkan surat penguasaan atas lahan yang sudah menjadi HGB kami. Kedua, lahan-lahan PT OD masih belom kosong. Ada yang ditutup aksesnya dan beberapa masih disewakan oleh PPKK,” jelas Sulaisi.
Dengan fakta itu, kata Sulaisi, PT OD selaku pemilik HGB tidak bisa bergerak. Contohnya, akses ke Blok C-7, B-2, dan B-3. Sampai saat ini masih ditutup oleh PPKK. Blok B-2 dan B-3 di bagian depannya disewakan kepada pihak lain. Itu pun untuk komersial tanpa izin PT OD yang secara legal memiliki hak atas lahan tersebut.
Selain itu di Blok C.9. masih disewakan untuk pasar mobil Kemayoran. Padahal sejak 2011 hak blok itu telah beralih ke PT OD. Sampai saat ini PPKK masih menunjuk pihak ketiga untuk mengelola Pasar Mobil Kemayoran dan pemasukannya tidak pernah dilaporkan ke PT OD.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
