
Ilustrasi rumah impian (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Membeli rumah pertama adalah langkah besar dalam hidup. Bukan hanya sebagai tempat tinggal, tapi juga sebagai investasi jangka panjang. Namun, tantangannya tidak sedikit: mulai dari keterbatasan dana, fluktuasi harga properti, hingga risiko over budget yang bisa memberatkan kondisi finansial. Untuk itu, memiliki strategi dan perencanaan keuangan yang baik sangat krusial agar impian memiliki rumah tidak justru menjadi beban.
Salah satu prinsip penting adalah memahami total biaya kepemilikan rumah, bukan hanya harga pokoknya. Menurut panduan dari Freddie Mac dalam laman myhome.freddiemac.com, saat menyusun anggaran membeli rumah, kita harus memperhitungkan down payment, closing costs, dan biaya pemeliharaan atau perbaikan rutin yang sering terlupakan. Strategi yang matang sejak awal akan menghindarkan kita dari "kejutan biaya" yang bisa memicu stres finansial.
Berikut 7 tips yang bisa kamu lakukan sebelum memutuskan untuk membeli rumah pertama:
1. Evaluasi Kondisi Keuangan dan Tentukan Budget Maksimal
Langkah pertama adalah menyusun anggaran berdasarkan penghasilan dan pengeluaran aktual. Freddie Mac menyarankan agar cicilan rumah (termasuk pokok, bunga, pajak, dan asuransi) tidak melebihi 30% dari pendapatan bulanan kotor. Selain itu, buatlah worksheet anggaran untuk melihat aliran uang masuk dan keluar per bulan, hal ini akan menunjukkan seberapa besar ruang yang bisa dialokasikan untuk properti tanpa mengorbankan kebutuhan dasar.
2. Periksa Riwayat Kredit dan Kurangi Beban Utang
Melansir dari laman nar.realtor, kredit dan beban utang menjadi faktor utama dalam proses persetujuan pinjaman rumah. Bila rasio utang terhadap pendapatan terlalu tinggi, kemungkinan besar bank akan menolak atau memberikan suku bunga yang kurang menguntungkan. Oleh karena itu, kurangi utang konsumtif dan jaga catatan kreditmu tetap bersih.
3. Riset Properti dan Lokasi
Tidak semua rumah cocok dengan anggaranmu. Calon pembeli perlu memperhatikan lokasi, kualitas material bangunan, serta potensi investasi di masa depan agar keputusan membeli tidak sia-sia. Dengan data harga rumah di lokasi incaran, kamu bisa membandingkan dan memilih yang sesuai kemampuan.
4. Pahami Skema Pembiayaan dan Biaya Tambahan
Selain harga rumah, ada biaya-biaya lain seperti closing costs (sekitar 2%–5% dari harga properti) dan uang muka (down payment). Freddie Mac menjelaskan bahwa sebagian besar pembeli perlu menyiapkan komponen ini di samping cicilan bulanan. Pastikan juga melihat apakah pengembang atau bank menyediakan program bantuan DP atau subsidi untuk pembeli rumah pertama.
5. Inspeksi dan Legalitas Properti
Memeriksa kondisi fisik rumah dari mulai struktur, atap, instalasi listrik, hingga sanitasi sangat penting agar tidak ada kerusakan tersembunyi yang kemudian menjadi mahal. Selain itu, pastikan legalitas properti (sertifikat, IMB, status kepemilikan) jelas agar tidak bermasalah di masa depan. Laman 99.co menyebut bahwa legalitas properti menjadi salah satu aspek yang sering diabaikan oleh pembeli baru.
6. Negosiasi Harga dan Skema Pembayaran
Setelah inspeksi dan pengecekan dokumen, ajukan penawaran berdasarkan kelemahan yang ditemukan (misalnya perbaikan kecil). Banyak penjual yang terbuka untuk negosiasi terutama bila pembeli bisa membayar di muka sebagian atau memilih skema pembayaran bertahap.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022