Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Juli 2022 | 02.34 WIB

Animo Meningkat, Pembeli Rumah Kedua Lebih Pilih Hunian Vertikal

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Properti kian bertumbuh. Hampir semua segmen menunjukkan tren positif. Salah satunya, hunian vertikal.

Untuk mempertahankan animo pasar yang baik, para pengembang pun gencar menggelar pameran. Tidak hanya secara daring, tapi juga luring.

Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan bahwa data penjualan propertinya selama semester I tahun ini menunjukkan pergeseran. Kontribusi apartemen meningkat. Bahkan, hampir mencapai 50 persen.

"Sudah mulai mengejar penjualan rumah tapak. Padahal, tahun lalu kontribusinya hanya 30 persen," ungkapnya dalam konferensi pers Pakuwon Group Property Festival Rabu (20/7).

Tren tersebut sebenarnya terbaca sejak kuartal I. Perusahaan mencatat marketing sales senilai Rp 380 miliar.

Sebanyak 48 persen di antaranya disumbang oleh hunian high rise. Sedangkan 52 persen datang dari penjualan rumah tapak.

Sutandi mengatakan bahwa potensi penjualan hunian vertikal masih besar. Karena itulah, dia menggencarkan pameran.

Selain sebagai ajang promosi, pameran penting untuk menggenjot kinerja penjualan. Setiap kali pameran, dia mengaku bisa meraup penjualan senilai Rp 200 miliar.

"Karena itu, kami terus berupaya memperkenalkan produk kami. Meski promosi online makin diminati, tapi peran pameran fisik seperti ini penting," ungkapnya.

General Manager Marketing Pakuwon Group Hario Utomo mengakui, kenaikan penjualan apartemen memang dialami oleh semua pengembang. Faktor penting yang membedakannya adalah lokasi.

Apartemen di kompleks pusat perbelanjaan lebih cepat laku. Seiring pulihnya kinerja mal, hunian vertikal di sana juga kian dilirik.

"Kebanyakan membeli untuk hunian kedua. Jadi, mereka tinggal di sana selama weekend atau liburan, dan mal sebagai tempat bermain mereka," paparnya.

Terpisah, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengungkapkan bahwa penjualan high rise belum memuaskan. Hingga paro pertama 2022, pihaknya belum mencapai 50 persen target. Sisa enam bulan akan digunakan maksimal untuk menggenjot penjualan.

Saat ini, kontribusi terbesar perusahaan Archied masih rumah tapak. Pada semester pertama, penjualannya sudah 60 persen dari target tahunan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore