Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 02.00 WIB

8 Tips Penting Membeli Apartemen bagi Pemula Supaya Menjadi Investasi Hunian Jangka Panjang

Ilustrasi pembelian apartemen (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi pembelian apartemen (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Membeli apartemen adalah keputusan besar dan sangat personal, karena hunian ini akan menjadi bagian keseharian Anda. Selain kenyamanan, lokasi, dan fasilitas, faktor keuangan juga harus diperhitungkan matang-matang agar investasi dan kehidupan di dalamnya tidak memberatkan. Banyak pemula yang tergoda unit apartemen cantik atau harga promo, tapi tanpa riset dan perhitungan yang jeli sering kali berujung stres karena cicilan, biaya tambahan, dan toleransi anggaran yang keliru.

Melansir dari laman Asthana Kemang, langkah awal yang wajib dilakukan adalah menentukan anggaran Anda dengan jelas, termasuk simulasi cicilan, biaya IPL (iuran pengelolaan lingkungan), serta estimasi biaya bulanan lainnya. Sementara itu, Kementerian Keuangan menyebut bahwa pemula juga harus mempertimbangkan batas maksimal harga beli apartemen yang mampu ditanggung agar tidak terguncang keuangan.

Berikut 8 tips membeli apartemen untuk pemula agar keputusan Anda tepat dan tidak menyesal kemudian:

1. Tentukan anggaran secara menyeluruh

Hitung tidak hanya harga unit saja, tetapi juga biaya tambahan seperti biaya notaris, perpajakan, dan pengelolaan gedung. Simulasi cicilan dan IPL agar Anda tahu total biaya kewajiban bulanan.

2. Survei lokasi dan fasilitas sekitar

Bisa datang langsung ke lokasi, lihat akses transportasi umum, mall, rumah sakit, sekolah, atau fasilitas umum lainnya. Lokasi strategis adalah salah satu faktor utama yang memengaruhi nilai apartemen di masa depan.

3. Perhatikan ukuran unit dan layout

Pilih tipe unit (1 bedroom, 2 bedroom, studio) yang sesuai kebutuhan dan kenyamanan Anda dalam jangka panjang. Tipe unit yang lebih cocok dan efisien dalam penggunaan ruang akan lebih praktis dan mengurangi biaya tambahan.

4. Perhitungkan biaya operasional dan pemeliharaan

Pastikan Anda tahu biaya IPL (iuran pengelolaan lingkungan), listrik, air, dan biaya pemeliharaan gedung. Biaya bulanan bisa menjadi beban jika tidak diperkirakan sejak awal.

5. Cek track record developer dan regulasi legal

Periksa kredibilitas pengembang, apakah sudah berpengalaman dan transparan dalam pengelolaan proyek. Legalitas seperti sertifikat, izin pembangunan, serta surat perjanjian yang jelas sangat penting agar Anda terlindungi secara hukum.

6. Maksimalkan opsi pembiayaan

Bandingkan opsi pembayaran tunai keras, tunai bertahap, atau kredit kepemilikan apartemen (KPA). Gunakan yang paling sesuai kondisi keuangan Anda tanpa memaksakan diri ke dalam beban utang yang berat.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore