
Mantn Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menganugerahkan Medali Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (1/7). (Tangkapan Layar YouTube Setpres)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron, tak mau ikut campur terkait skandal penyadapan yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira polisi lain sebagai tersangka.
Dibanding menanggapi polemik yang menyeret sejumlah elite tersebut. Dia justru lebih memikirkan kondisi ekonomi, terutama pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) dan portofolio sahamnya yang mengalami penurunan.
"Saya tidak terlalu mikirin. Saya lebih mikirin kurs USD dan portfolio saham saya anjlok," kata Bro Ron kepada JawaPos.com, Kamis (5/11).
Menurutnya, masyarakat saat ini memiliki persoalan yang jauh lebih mendesak untuk diperhatikan, terutama menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, dia menyayangkan apabila para elite justru terus terlibat dalam perselisihan.
"Kasihan rakyat mikirin makan, elit ribut terus," ucapnya.
Saat kembali ditanya mengenai dugaan penyadapan yang dikaitkan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Bro Ron kembali menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ambil pusing dengan persoalan tersebut.
"Bukan, saya benar-benar tidak mikirin alias tidak peduli," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto. Selain Prabowo, sejumlah tokoh termasuk menteri, elite politik, pengusaha, hingga tokoh LSM turut menjadi sasaran penyadapan.
Ketiga tersangka itu di antaranya, mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP), Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN) selaku Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso (EH) selaku Widyaiswara Kepolisian Utama Sespim Lemdiklat Polri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022