
ILUSTRASI hoaks.
JawaPos.com - Penemuan kasus industri hoaks berbayar oleh Polda Metro Jaya menjadi ancaman serius bagi negara. Oleh karena itu, Polri dan pemerintah perlu mengambil tindakan tegas kepada para pelaku.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan, Polri harus menelusuri kasus ini hingga ke dalangnya. Perlu ada tindakan serius agar kasus ini tidak semakin membesar dampaknya.
“Provokator hoaks seperti inilah yang harus diberantas tuntas oleh Polri, Komdigi, dan seluruh pihak terkait. Saya juga minta polisi kategorikan ini sebagai musuh dan ancaman negara," kata Sahroni kepada wartawan, Senin (10/8).
Dia menilai, penanganan kasus ini tidak cukup hanya menghapus konten hoaks di media sosial. Sebab, hoaks lainnya akan terus bermunculan bila pembuatnya tidak ditangkap.
Baca Juga:107 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Pemerintah Pastikan Tak Ada Asap Sampai ke Negara Tetangga
"Jangan hanya kontennya yang di-take down, tetapi pelaku, pemesan konten, dan dalang operatornya juga harus diusut dan dijerat secara pidana. Jangan sampai para pihak yang secara sengaja mencari keuntungan dengan menciptakan huru-hara melalui hoaks ini dibiarkan tumbuh. Ini jelas industri yang buruk bagi kamtibmas dan ekosistem demokrasi,” imbuhnya.
Politikus Partai NasDem ini menekankan bahwa hoaks memberikan ancaman serius bagi kehidupan bernegara. Terlebih, bisa menciptakan kegaduhan dalam skala besar.
“Negara tentu menjamin kebebasan berpendapat dan kritik, termasuk di medsos. Tetapi berita hoaks ini sangat berbahaya karena berdasarkan dari kebohongan yang bisa menciptakan kegaduhan yang tidak berdasar. Itu justru merusak demokrasi," jelasnya.
Di sisi lain, Sahroni menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang adanya kritik. Namun, kritik tidak boleh dibuat tanpa maksud menyesatkan pemikiran publik.
"Kritik silakan, ruang berpendapat dibuka lebar, diskusi sehat wajib dilakukan, tetapi semua itu harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jadi hal-hal yang sengaja dibuat untuk menyesatkan publik jelas harus diberantas,” pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
