
Ilustrasi petugas memadamkan karhutla. (Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak-Riau Pos)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni tidak percaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalur 5 Desa Rawa Bangun, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau karena puntung rokok. Oleh karena itu dia meminta Polri mengungkap secara transparan.
Sahroni mengatakan, Polri perlu mendalami adanya temuan bibit sawit di lokasi karhutla. Pengakuan pelaku tidak bisa dijadikan patokan tunggal dalam pembuktian peristiwa.
“Saya mengapresiasi gerak cepat Polda Riau mengungkap kasus ini. Tapi saya minta penyidik mendalami lagi motif sebenarnya. Saya ragu ini semata-mata kelalaian. Apalagi polisi menemukan bibit sawit di lokasi," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (6/8).
Dia menilai, Polri perlu mendalami adanya dugaan pembukaan lahan dengan melakukan pembakaran. Bila dugaan ini terbukti, maka proses hukum harus dilakukan terhadap pelaku.
"Patut diduga ada upaya pembukaan lahan secara ilegal dengan cara dibakar. Kalau memang ada aktor intelektual yang menyuruh atau mendapat keuntungan dari pembukaan lahan ini, harus dibongkar dan diproses hukum. Jadi jangan berhenti pada pelaku di lapangan saja,” imbuhnya.
Politikus Partai NasDem ini meminta Polri agar bersikap tegas dalam pengawasan hutan atau lahan. Sebab, kejahatan lingkungan akan membawa dampak buruk bagi keselamatan rakyat.
“Saya juga meminta seluruh Polda yang wilayahnya memiliki kawasan hutan dan lahan dalam skala besar, untuk meningkatkan pengawasan terhadap berbagai kejahatan lingkungan. Mulai dari pembakaran lahan, pembalakan liar, hingga aktivitas ilegal lainnya," tegasnya.
Selain keselamatan rakyat, menjaga hutan merupakan upaya dalam melestarikan lingkungan.
"Hutan adalah bagian dari wilayah hukum yang juga harus dijaga. Jadi selain melindungi masyarakat, kepolisian juga harus memastikan lingkungan tetap terlindungi dari para pelaku kejahatan yang merusak alam,” pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
