
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kantor Kejagung pada Senin (13/7). (Polri)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memastikan isu keretakan antara Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan TNI tidak benar. Semuanya bersinergi menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto.
Sahroni mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menggelar pertemuan dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Bahkan hari ini, Senin (14/7) Sigit menyambangi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI Jakarta Timur.
“Kunjungan ini menunjukkan bahwa hubungan ketiga lembaga, yakni kepolisian, kejaksaan dan TNI solid, baik-baik saja dan kompak. Saya melihat ketiganya bekerja sama untuk mengawal dan mewujudkan kerja-kerja presiden dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat berbagai programnya," kata Sahroni.
Dia memastikan ketiga lembaga ini saling menguatkan. Sehingga, isu adanya keretakan imbas dari mencuatnya kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penggeledahan kediaman eks Jampidsus Febrie Adriansyah tidak benar.
"Kalau ada yang berasumsi atau mencoba membangun narasi seolah-olah ada keretakan hubungan antarlembaga, itu tidak betul. Faktanya, ketiga institusi ini saling mendukung dan saling menguatkan sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing,” imbuhnya.
Kerja sama ketiga lembaga dibutuhkan untuk mendukung program Presiden Prabowo. Dengan begitu akan memberikan manfaat yang besar bagi bangsa.
“Justru dengan semakin solidnya institusi tinggi negara, khususnya Polri-Kejagung, saya yakin agenda pemberantasan dan pencegahan korupsi akan semakin kuat dan efektif. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar seluruh institusi negara bersatu mengawal penegakan hukum yang tegas sekaligus memperkuat ketahanan nasional,” tandasnya.
Tidak hanya menemui Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Senin (13/7) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga menyambangi Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam kesempatan itu, dia berbincang langsung dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.
Baca Juga:Proses Melahirkan Dikawal Petugas Polres Gresik, Siapkan Nama Vanza, Terinspirasi Mobil Patroli
Pertemuan kedua pimpinan lembaga negara itu berlangsung di tengah-tengah proses hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah.
Menurut Sigit, pertemuan itu dilakukan untuk memperkuat kerja sama di antara kedua institusi sebagai bagian dari sistem peradilan pidana yang terpadu atau criminal justice system.
”Kami mendapatkan kehormatan diterima (oleh jaksa agung) untuk bisa bersilaturahmi dan beraudiensi terkait dengan beberapa hal yang tadi kami bicarakan. Untuk bagaimana ke depan antara Kejaksaan dan Kepolisian sebagai satu ikatan aparat penegak hukum di dalam sistem criminal justice system ini tentunya terus kami perkuat, kami perkokoh,” kata Sigit.
Sigit mengungkapkan bahwa salah satu yang menjadi bahan pembahasan dalam pertemuan itu adalah upaya meningkatkan program kemitraan lewat pertukaran pendidikan antara jaksa dan penyidik Polri.
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas koordinasi dan pemahaman bersama dalam proses penegakan hukum di berbagai level.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
